PALU, LPMQALAMUN.com – Direktur Pascasarjana UIN Datokarama Palu, Prof. H. Nurdin, S.Pd., S.Sos., M.Com., Ph.D, menjelaskan terkait pembiayaan seminar bagi mahasiswa program magister (S2) pada Senin (28/4/2025).
Ia menyampaikan bahwa tahun ini seminar S2 tidak dibiayai oleh kampus karena ketiadaan anggaran.
“Biasanya seminar S2 memiliki anggaran, tetapi tahun ini tidak ada. Jadi, Pascasarjana tidak menyelenggarakan seminar. Mahasiswa harus mengatur dan membiayai seminar secara mandiri,” jelasnya.
Meski begitu, seminar tetap menjadi syarat wajib bagi mahasiswa untuk mengikuti ujian hasil. Mahasiswa diwajibkan memiliki prosiding atau paper yang telah dipublikasikan sebagai bukti akademik.
“Terkait pelaksanaannya, mahasiswa bebas menentukan waktu seminar. Yang penting, mereka memiliki prosiding atau publikasi sebagai syarat ujian hasil,” tambahnya.
Seminar dapat diselenggarakan di dalam atau luar kampus. Pascasarjana hanya menyediakan ruang dan fasilitas belajar tanpa memungut biaya.
“Kami hanya menyiapkan ruangan dan fasilitas. Tidak ada pungutan biaya dari kampus,” tuturnya.
Di akhir wawancara, Prof. Nurdin berharap mahasiswa dapat menyebarluaskan ide dan gagasan melalui publikasi ilmiah.
“Harapan kami, semua mahasiswa mampu menerbitkan ide mereka dalam prosiding atau jurnal agar bisa dibaca dan bermanfaat bagi masyarakat. Ilmu harus berguna. Jika tidak, untuk apa kita hidup di kampus?” pungkasnya.
Wartawan: Biru, Leuser, Miracle Asih, Zenon, Gala







