PALU, LPMQALAMUN.com – Pelayanan Akademik dan Kemahasiswaan (Akmah) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) UIN Datokarama Palu kembali disorot mahasiswa. Meski jadwal operasional telah terpampang, pelaksanaannya dinilai belum maksimal.
Mahasiswi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Ainum Mardiah, menilai masalah utama terletak pada kedisiplinan petugas. Ia menyebut staf kerap belum berada di tempat saat jam pelayanan dimulai maupun setelah istirahat.
“Berdasarkan pengalaman saya, kalau pihak fakultas cukup peka terhadap keluhan ini, mereka bisa melihat langsung. Soalnya kami sering menunggu lama di Akmah, bahkan sampai melewati jam operasional,” ujarnya saat diwawancarai oleh kru LPM Qalamun, pada Jumat (10/7/2026).
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran pimpinan sering memicu respons cepat dari petugas.
“Kalau ada Kabag, Dekan, atau Wakil Dekan lewat, biasanya langsung ditanyakan dan petugas yang belum datang dihubungi. Bahkan kadang difoto sebagai bukti antrean,” tambahnya.
Mahasiswa IPII, Wirawan, menyampaikan keluhan serupa. Ia menilai belum ada tindak lanjut nyata meski laporan telah disampaikan.
“Masalahnya ada pada staf TU yang kurang disiplin. Mahasiswa datang sesuai jam pelayanan, tetapi petugas belum berada di tempat,” tuturnya.
Sementara itu, Rahma, mahasiswi IAT, menyoroti jadwal pelayanan yang tidak selaras dengan aktivitas kuliah.
“Waktu pelayanan tidak sesuai dengan aktivitas mahasiswa. Rata-rata mahasiswa keluar kelas menjelang zuhur, sementara pelayanan justru tutup untuk istirahat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan pernah menunggu hingga satu minggu untuk mengurus jadwal ujian komprehensif.
“Pengalaman saya, mengurus jadwal ujian kompren bisa sampai satu minggu baru selesai karena harus menunggu,” ungkapnya.
Mahasiswa berharap pihak fakultas segera mengevaluasi pelayanan Akmah, terutama terkait kedisiplinan petugas dan efektivitas jam operasional.
Wartawan: Jaye, Qhosirututhorfi







