PALU, LPMQALAMUN.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Koperasi Mahasiswa (Kopma) UIN Datokarama Palu menggelar kegiatan Seminar Kewirausahaan Iqtishad Event di Aula Student Center Kampus I, pada Sabtu (15/08/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Dari Ide Menjadi Aksi Mencetak Kewirausahaan Muda yang Kreatif dan Mandiri” ini merupakan bagian dari Kopma’s Anniversary.
Ketua Panitia, Almunawwar, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong kaum muda agar lebih kreatif, mandiri, dan berani membangun usaha.
“Ketika mereka mempunyai ide untuk membangun usaha, mereka lebih berani untuk merealisasikan mimpi mereka itu,” katanya.
Menurutnya, kewirausahaan penting bagi mahasiswa sebagai alternatif membangun masa depan, mengingat tidak semua lulusan perguruan tinggi langsung memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan studi.
Ia menilai kewirausahaan dapat menjadi salah satu alternatif bagi generasi muda untuk membangun masa depan dengan mendorong mahasiswa tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga berani menciptakan peluang usaha.
Seminar tersebut menghadirkan tiga pemateri, yakni Herna Deswarti, S.E., M.M., Tisa Sagita, S.Pd., dan Syakira Delta Salsabila, untuk memberikan pemahaman sekaligus gambaran praktik kewirausahaan kepada peserta.
Almunawwar menjelaskan, generasi ketiga pemateri memberikan perspektif kewirausahaan yang beragam.
Satu pemateri dari generasi milenial membagikan pengalaman berwirausaha sebelum perkembangan teknologi pesat, sementara dua pemateri dari generasi Z menyoroti pemanfaatan teknologi dan media sosial dalam mengembangkan serta memasarkan usaha.
“Kami menggunakan konsep seperti ini agar para peserta lebih mudah memahami dan juga lebih terdorong untuk membangun usaha, agar mereka tidak hanya sebatas ide saja tetapi berani mencoba untuk membangun usaha,” jelas Almunawwar.
Menurutnya, kegagalan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti mencoba, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan.
“Jangan hanya sebatas ide tetapi harus berani mengambil resiko walaupun mereka mendapatkan kegagalan, karena kegagalan itu bagian dari kesuksesan yang tertunda,” pungkasnya.
Almunawwar berharap seminar tersebut tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi mendorong peserta untuk mulai berani mengambil langkah nyata dalam berwirausaha, mengembangkan ide, serta menyebarluaskan semangat kewirausahaan kepada generasi muda lainnya.
Wartawan: Socius, Jaye







