Home KAMPUS PBAK 2026 Ditutup, Rektor Tekankan Pendidikan Mahasiswa Tanpa Tekanan

PBAK 2026 Ditutup, Rektor Tekankan Pendidikan Mahasiswa Tanpa Tekanan

7
0

PALU, LPMQALAMUN.com — UIN Datokarama Palu menggelar penutupan Sidang Senat Terbuka Pengenalan Budaya dan Akademik Kampus (PBAK) UIN Datokarama Palu Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Auditorium Kampus I , pada Senin (24/8/2026).

Dalam sambutannya, Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. KH. Lukman S. Thahir, M.Ag., mengapresiasi kinerja panitia yang dinilai mampu menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan PBAK selama dua tahun terakhir.

“Sudah dua tahun kita melaksanakan PBAK, dan selalu berjalannya luar biasa. Hari ini saya lihat ada tambahan lagi, kreasi-kreasi, inovasi-inovasi yang dilakukan oleh panitia,” ujarnya.

“Terima kasih banyak atas kemampuannya mengelola kolektivitas kelompoknya, kepekaannya untuk memahami apa yang dirasakan oleh mahasiswa,” tambahnya.

Ia kemudian mengibaratkan proses pendidikan mahasiswa melalui tiga tipologi, yakni wortel, telur, dan kopi.

Menurutnya, ketiga tipologi tersebut menggambarkan bagaimana seseorang menghadapi tekanan dan persoalan selama menjalani proses pendidikan.

“Wortel, awalnya merasa hebat dan percaya diri, tetapi ketika menghadapi masalah menjadi loyo. Telur, awalnya malu-malu dan kurang percaya diri, tetapi setelah ditempa menjadi kuat. Sedangkan kopi, tidak terpengaruh oleh lingkungan, tetapi mampu mengolah masalah menjadi sesuatu yang memberikan perubahan,” jelasnya.

Ia mengatakan pimpinan fakultas harus menerapkan konsep PBAK yang humanis dan menyenangkan sebagaimana pelaksanaan di tingkat universitas.

“Hendaknya ini juga dibawa di masing-masing fakultas. Jangan nanti kita dapat kabar di fakultas jam 5 subuh sudah di kampus semuanya. Ini sengaja saya sampaikan kepada para pimpinan,” katanya.

Menutup sambutannya, Lukman menyampaikan selamat kepada seluruh mahasiswa baru yang telah mengikuti rangkaian PBAK dan mengingatkan mereka untuk mempersiapkan diri memasuki perkuliahan pada September mendatang.

Wartawan: Huwairah, Farabi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here