PALU, LPMQALAMUN.com – Keterlambatan distribusi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) angkatan 2024 UIN Datokarama Palu disebabkan oleh peralihan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) ke sistem baru bernama Isema.
Staf Akademik Mahasiswa (Akmah), Herman Darlan A. Samad, menjelaskan bahwa peralihan yang dilakukan pada Desember 2024 berdampak pada hilangnya data pribadi mahasiswa, termasuk foto.
“Sebagian kartu mahasiswa sebenarnya sudah dicetak. Tapi kami tidak akan mendistribusikan kalau hanya sebagian,” jelasnya saat diwawancarai oleh kru LPM Qalamun, Senin (28/4/2025).
Menurut Herman, pencetakan KTM bergantung pada data mahasiswa yang diambil langsung dari sistem, terutama foto. Tanpa foto, proses pencetakan tidak bisa dilakukan.
Ia menyebutkan bahwa lebih dari seribu data mahasiswa angkatan 2024 harus diunduh ulang. Namun setelah berkoordinasi dengan pengembang Isema, persoalan tersebut telah diselesaikan.
“Alhamdulillah sekarang fotonya sudah muncul di Isema. Insyaallah distribusi KTM akan dimulai pada 1 Mei,” ujarnya.
Herman menambahkan bahwa mekanisme distribusi masih dipertimbangkan, apakah akan dilakukan langsung oleh layanan akademik atau melalui fakultas masing-masing.
Meski mengalami keterlambatan, ia memastikan bahwa hal tersebut tidak berdampak besar terhadap akses mahasiswa ke fasilitas kampus.
“Saya rasa tidak berdampak. Misalnya, perpustakaan hanya membutuhkan kartu perpustakaan. Akses internet juga tidak memerlukan KTM. Mungkin hanya saat ujian akhir yang membutuhkan KTM,” jelasnya.
Sebagai solusi sementara, pihak kampus telah menyediakan surat keterangan proses pembuatan KTM bagi mahasiswa yang memerlukannya, termasuk untuk keperluan pendaftaran beasiswa Berani Cerdas.
Herman juga mengimbau mahasiswa untuk segera memperbarui dan mengunggah foto resmi di sistem Isema.
“Mulai sekarang, silakan unggah foto yang layak di Siakad. Jangan asal-asalan. Kalau ada kendala, bisa datang ke Tim Pengelola Informasi Digital (TPID) atau ruang IT untuk dibantu,” tutupnya.
Wartawan: Ameera, Angel, Eesha







