Home PUISI Hening Kota

Hening Kota

16
0

Oleh: Ahmad Ikhlashul Amal
Jurusan: Pendidikan Bahasa Arab
Wartawan LPM Qalamun

Malam turun tanpa suara,
hening mengalir di sela napas.
Jalanan terdiam,
namun cahaya kota tetap berjaga.

Lampu-lampu berkelip pelan,
seperti denyut yang enggan terlelap,
menemani langkah yang terhenti,
menenangkan pikiran yang lelah.

Di atas sana,
bulan menggantung dengan tenang,
bintang-bintang berbisik lirih,
menyempurnakan sunyi yang damai.

Di antara cahaya buatan dan cahaya semesta,
aku berdiri,
merasa kecil, namun utuh,
dalam hening malam yang menenteramkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here