Home KAMPUS FDKI UIN Datokarama Palu Siap Buka Prodi Baru

FDKI UIN Datokarama Palu Siap Buka Prodi Baru

35
0

PALU, LPMQALAMUN.com – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Datokarama Palu bersiap buka Program Studi (Prodi) Manajemen Haji dan Umrah (MHU), sebagai langkah pengembangan akademik dan respon terhadap kebutuhan masyarakat.

Kehadiran prodi ini tidak hanya ditujukan untuk menjawab kebutuhan pasar, tetapi juga sebagai bentuk penguatan dakwah dalam pelayanan ibadah haji dan umrah secara profesional.

Dr. Adam, M.Pd., M.Si., selaku Dekan FDKI UIN Datokarama Palu, menjelaskan bahwa Prodi MHU memiliki landasan keilmuan yang kuat dan sejalan dengan visi dakwah fakultas.

“Secara mendasar, haji dan umrah adalah panggilan Allah. Karena sifatnya panggilan atau undangan, maka ini adalah bagian dari dakwah, bukan sekadar kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, prodi ini ditempatkan di bawah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI),” ujarnya saat diwawancarai oleh kru LPM Qalamun, pada Rabu (04/02/2026).

“Rektor ingin ada pertumbuhan yang seimbang antar fakultas, dan sementara ini FDKI baru mempunyai tiga prodi. Pembukaan Prodi MHU bertujuan untuk membesarkan fakultas baru ini,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa aspek pembiayaan bagi mahasiswa yang masuk ke prodi ini, khususnya dari kalangan masyarakat menengah ke bawah, akan didukung melalui berbagai beasiswa dari pemerintah.

“Biaya kuliah sama dengan prodi lainnya dan sangat memperhatikan ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Dukungan Pemerintah Daerah berupa Beasiswa dari Gubernur Sulawesi Tengah bagi pemegang KTP Sulteng,” jelasnya.

“Selain itu, ada beasiswa internal seperti dari UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang dananya mencapai ratusan juta rupiah namun belum maksimal terserap,” tambahnya.

Untuk menunjang kompetensi mahasiswa, FDKI juga menyiapkan berbagai kemitraan strategis, seperti Kementerian Agama, Biro Travel Haji dan Umrah, serta Maskapai Penerbangan.

“Kolaborasi antar kampus, kami bermitra erat dengan FDKI Makassar Prof. Dr. Abdul Rashid untuk pendampingan dan sertifikasi,” ujarnya.

“Ke depannya, universitas berencana mendirikan biro travel haji sendiri. Karena prodi ini memiliki legitimasi untuk mengeluarkan sertifikat pembimbing, ini akan menjadi unit bisnis yang sangat menjanjikan bagi masa depan fakultas dan universitas,” tambahnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa Prodi MHU telah menyiapkan minimal enam dosen tetap sesuai ketentuan pembukaan program studi.

“Latar belakang mereka bervariasi, mulai dari ahli manajemen hingga ahli tafsir dan hadis, untuk memastikan keseimbangan antara aspek praktis dan keilmuan agama,” jelasnya.

Terakhir, ia berharap lulusan Prodi MHU mampu menjadi pembimbing haji dan umrah yang profesional sekaligus berorientasi pada nilai-nilai spiritual.

“Lulusan dididik untuk memperbaiki penataan haji agar lebih profesional, karena ibadah tidak boleh dilakukan serampangan, dan tidak hanya berpikir dominan tentang ekonomi, tetapi fokus pada membimbing masyarakat agar mendapatkan keberkahan dan kekuatan iman,” harapnya.

“Jika niatnya karena Allah, maka aspek ekonomi akan mengikuti sebagai bonus yang menyejahterakan,” tutupnya.

Wartawan : Huwairah, Qosirotuthorfi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here