Nama: Nurhalisa Humairah
Jurusan: Informatika
Wartawan LPM Qalamun
Rambut itu tak lagi hitam seperti dulu.
Kerut di wajahnya bukan sekadar usia.
Pandangannya kian kabur oleh waktu,
tubuhnya kini tak setangguh dahulu.
Ada peta perjalanan panjang,
cerita yang tak pernah terucapkan,
lelah yang disimpan rapat,
perhitungan hari ke hari,
hari esok yang harus terus ada.
Setiap doa di subuh yang sunyi
terselip angka-angka yang terkadang membuat cemas,
tekanan yang kadang terasa begitu nyata,
berpikir begitu keras tentang rencana yang belum sempurna.
Rumah itu sederhana.
Bahagia bukan berarti tentang uang,
melainkan tentang mereka yang tetap ada.
Tahun demi tahun terus bertambah,
tetapi yang menua adalah mereka yang memikul beban,tetap bertahan di sini
sampai perjuangan menemukan tenangnya.







