PALU, LPMQALAMUN.com – Hannah Asa Indonesia menyelenggarakan Bootcamp Batch 53 bersama Anak Yatim dan Penghafal Al-Qur’an di Aston Palu Hotel Jalan Wolter Monginsidi Kota Palu Sulawesi Tengah, pada Senin (02/03/2026).
Kegiatan ini menjadi upaya peningkatan kompetensi melalui pelatihan intensif serta pendampingan karier yang selaras dengan kebutuhan industri.
Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menjalin kedekatan dengan 500 anak yatim piatu penghafal Al-Qur’an dari 30 pesantren.
“Kami ingin menanamkan pola pikir bahwa status yatim piatu bukanlah kelemahan, melainkan kemuliaan sebagaimana Rasulullah SAW,” ujarnya.
Ia menjelaskan program kali ini ditujukan kepada para santri di Kota Palu, berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang diperuntukkan bagi masyarakat umum dan kelompok disabilitas.
“Fokus utamanya adalah materi budgeting (penganggaran) dengan urutan prioritas, yakni Ziswaf, menyisihkan sebagian rezeki untuk zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Kemudian investasi untuk kebutuhan masa depan, dan terakhir konsumsi untuk memenuhi kebutuhan saat ini,” jelasnya.
Selain itu, antusiasme peserta sangat besar, tercermin dari kebahagiaan anak-anak selama kegiatan berlangsung.
“Hal ini sesuai dengan semangat Ramadan untuk memasukkan kebahagiaan ke hati orang lain serta menjadi momentum bagi setiap individu untuk berbenah dalam mengelola keuangan dan kehidupan agar menjadi khalifah yang bermanfaat,” tuturnya.
Ia mengatakan tantangan utama kegiatan terletak pada koordinasi dan mobilisasi peserta dari berbagai pesantren, namun seluruh rangkaian acara tetap berjalan lancar.
Terakhir, ia berharap kegiatan tersebut terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak yatim serta penghafal Al-Qur’an di masa mendatang.
“Harapannya kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga pada tahun-tahun mendatang, jumlah anak yatim dan penghafal Al-Qur’an yang dirangkul serta dibahagiakan bisa lebih banyak lagi,” harapnya.
Wartawan : Alejandra







