PALU, LPMQALAMUN.com – Hannah Asa Indonesia menggelar Bootcamp Batch 52 bersama Panti Asuhan Raudatul Ummat, pada Rabu (25/02/2026).
Hannah Asa Indonesia kembali menggelar bootcamp mingguan sebagai bagian dari program rutin yang dilaksanakan setiap pekan selama bulan Ramadhan.
Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat nilai spiritual dan literasi keuangan Islami.
Menurutnya, tantangan anak-anak di era digital semakin kompleks akibat pengaruh besar internet, sehingga kegiatan ini dirancang agar anak-anak bisa langsung mengaplikasikan ilmu yang diberikan ke dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengajarkan pembagian sederhana dalam mengelola uang, yaitu 70% untuk kebutuhan, 20% untuk ditabung dan 10% untuk bersedekah,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Panti Asuhan menilai kegiatan ini berdampak positif bagi anak-anak yang ikut terlibat langsung dalam persiapan bersama panitia.
“Ada hal-hal yang sebelumnya belum mereka ketahui, hari ini jadi mereka tahu,” tuturnya.
“Tadi kami bersih-bersih bersama dan menyiapkan tempat untuk peserta dan panitia. Mereka sangat senang membantu,” tambahnya.
Selain itu, anak-anak panti menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Kehadiran kegiatan ini membuat mereka merasa bahagia.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia dan peserta. Menurutnya, program seperti ini jarang dilakukan anak muda saat ini.
“Saya ucapkan terima kasih banyak untuk kegiatan ini. Semoga ke depannya bisa terus berlanjut, mungkin bukan hanya di panti ini tetapi juga di tempat lain, dan bisa dilaksanakan lagi tahun depan,” ujarnya.
Di akhir wawancara, ia menyampaikan pesan dan doa bagi anak-anak serta panitia.
“Pesan saya untuk anak-anak, semoga mereka bisa mengambil hikmah dari kegiatan hari ini dan menjadikannya motivasi untuk masa depan. Belajarlah dengan giat, dan semoga suatu saat nanti mereka bisa seperti kakak-kakak yang datang hari ini,” pungkasnya.
“Untuk kakak-kakak semua, semoga selalu sehat dan dimudahkan segala urusannya. Semoga persatuan ini tetap terjaga dan silaturahmi terus terjalin, di mana pun berada,” harapnya.
Wartawan: Farabi, Tagendong







