Home Kemitraan Bidik Generasi Muda, Hannah Asa Edukasi Lawan Investasi Bodong dan Judi Online

Bidik Generasi Muda, Hannah Asa Edukasi Lawan Investasi Bodong dan Judi Online

3
0

PALU, LPMQALAMUN.com – Hannah Asa Indonesia bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Stockbit menggelar program edukasi bertajuk Smart Financial Journey di Hannah Homestay, pada Sabtu (23/05/2026).

Kegiatan ini menyasar generasi muda sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan sekaligus memutus rantai praktik investasi bodong dan judi online yang kian marak.

Program tersebut menghadirkan sejumlah pakar dari sektor keuangan, di antaranya Lindsay Abigail selaku PR Corporate Communication PT Stockbit Sekuritas Digital dan Dr. Husnul Hotimah sebagai Head of Trainer Hannah Asa Indonesia.

Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, S.T., AWP., QWP., CFP., AEPP., QLP., menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara akses dan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan.

“Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 oleh OJK dan BPS, tingkat literasi keuangan berada di angka 66,46 persen, sementara inklusi keuangan sudah mencapai 80,51 persen,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa banyak masyarakat telah menggunakan layanan keuangan, tetapi belum memahami secara menyeluruh manfaat, risiko, serta cara pengelolaannya secara sehat.

Mardiyah menambahkan, program ini terbuka untuk berbagai kalangan dengan pendekatan berbasis segmen agar materi yang disampaikan lebih kontekstual.

“Peserta berasal dari berbagai kelompok, mulai dari mahasiswa dan pelajar, pelaku UMKM, komunitas perempuan, pekerja kreatif, kelompok rentan, hingga masyarakat umum,” jelasnya.

Di akhir kegiatan, ia berharap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan kebiasaan finansial yang sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin peserta tidak berhenti pada level pengetahuan, tetapi berlanjut pada perubahan perilaku. Mereka harus mampu mengelola keuangan dengan bijak, membedakan investasi legal dan ilegal, serta membentengi diri dari pinjaman online dan judi online,” tutupnya.

Wartawan: Huwairah, Zeline

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here