Home PUISI Terjebak

Terjebak

21
0

Nama: Faisyal
Jurusan: Pendidikan Bahasa Inggris
Pengurus Redaksional LPM Qalamun

Kita adalah dua orang yang pernah saling menghafal peta jiwa,
tahu di mana letak luka
dan bagaimana cara menyembuhkannya.

Namun, lihatlah hari ini.
Kita duduk di satu ruangan,
tetapi terpisah oleh samudra sunyi.

Kau adalah berita lama
yang tak lagi memiliki kelanjutan,
dan aku adalah pembaca setia
yang masih berharap pada sebuah ralat.

Aku terjebak rindu pada sosokmu yang dulu, bukan pada bayangan kaku
yang kini berdiri di hadapanku.

Aneh rasanya merindukan seseorang
yang masih bisa kulihat,
tetapi tak lagi bisa kusentuh hatinya.

Kini aku sadar,
ternyata terjebak rindu
lebih sakit daripada terjebak hujan.

Sebab, terjebak hujan masih bisa berteduh.
Namun, jika terjebak rindu
pada seseorang yang telah menjadi asing,

lalu bisa apa?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here