Home KAMPUS PMF Saintek 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Akademik dan Karakter

PMF Saintek 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Akademik dan Karakter

15
0

PALU, LPMQALAMUN.com— Fakultas Sains dan Teknologi (FSaintek) UIN Datokarama Palu membekali mahasiswa baru dengan pemahaman akademik dan pembentukan karakter melalui kegiatan Pengenalan Mahasiswa Fakultas (PMF) di Gedung Auditorium Kampus I, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan FSaintek, Dr. Gani Jumat, M.Pd. Dalam kegiatan itu, mahasiswa baru diberikan pemahaman mengenai sistem akademik, penggunaan Portal ISEMA, pengajuan Kartu Rencana Studi (KRS), hingga konsultasi dengan dosen Pembimbing Akademik (PA).

Gani mengatakan, PMF menjadi momentum untuk memperkenalkan lingkungan fakultas sekaligus memberikan pemahaman teknis kepada mahasiswa baru agar dapat mengikuti proses akademik dengan baik.

“Karena masih banyak mahasiswa yang mengalami kendala, seperti dalam pengajuan KRS dan konsultasi dengan dosen PA,” katanya.

Selain itu, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai jadwal perkuliahan serta tata cara berkomunikasi dengan dosen dan tenaga administrasi di lingkungan fakultas.

Gani menekankan bahwa pemahaman akademik harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak dan karakter mahasiswa selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

“Yang pertama tentang pembentukan akhlak dan karakter, itu yang sangat penting sekali. Jadi, saya mengatakan tadi, berilmu dan berakhlak. Belajar pada saat yang sama juga harus berakhlak. Tidak ada gunanya ilmu pengetahuan yang diterima di kampus dari para dosen kalau tidak punya akhlak,” ujarnya.

Ia menuturkan, FSaintek tahun ini menjadi fakultas dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak ketiga di UIN Datokarama Palu, dengan total 298 mahasiswa.

Di akhir kegiatan, Gani berharap mahasiswa baru FSaintek mampu membangun empat identitas selama menjalani proses perkuliahan, yakni sebagai insan religius, akademis, sosial, dan mandiri.

“Sebagai insan akademis, mahasiswa harus memiliki ilmu pengetahuan sebagai insan sosial, mahasiswa harus mampu berkolaborasi dan berinteraksi dengan orang lain; sedangkan sebagai insan mandiri, mahasiswa harus mampu mengatur waktu dan menyelesaikan tugasnya secara mandiri,” tutupnya.

Wartawan: Papirus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here