Home UKM Dialog Pers Jadi Pembuka MEDIFEST, LPM Qalamun Soroti Kebebasan Pers

Dialog Pers Jadi Pembuka MEDIFEST, LPM Qalamun Soroti Kebebasan Pers

171
0

PALU, LPMQALAMUN.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Qalamun UIN Datokarama Palu resmi membuka Festival Media (MEDIFEST) 2025 dengan menggelar Dialog Pers di Gedung Kesenian Kota Palu, Senin (14/07/2025).

Kegiatan ini mengangkat tema besar “Dari Qalamun untuk Fakta yang Tak Pernah Diam”. Ketua Panitia, Muhammad Arya Ramadhan, menjelaskan bahwa MEDIFEST merupakan bentuk inovasi dari LPM Qalamun tahun ini, yang menyatukan beberapa agenda penting ke dalam satu perayaan yang lebih terstruktur.

“Sebenarnya ini adalah kegiatan yang terpisah. Tapi tahun ini, kami satukan dalam satu rangkaian bernama MEDIFEST. Dialog Pers menjadi pembuka, dan Dies Natalis akan menjadi penutupnya,” jelasnya.

Dialog Pers kali ini mengangkat tema “Jurnalisme dalam Kepungan Kuasa: Ketika Fakta Tak Lagi Bebas”, menghadirkan dua narasumber utama: Yardin Hasan, selaku Ketua Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Kota Palu periode 2021–2024, dan Syamsuddin, S.S., M.Si, selaku Kepala Biro SCTV Palu periode 2024–sekarang.

Arya berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang kritis yang membangkitkan kesadaran peserta tentang pentingnya suara jurnalis yang merdeka dan tidak dibungkam.

“Harapan saya, peserta maupun audiens bisa menyadari bahwa jurnalis tidak boleh dibungkam oleh siapa pun. Sudah menjadi tugas kami menyampaikan fakta-fakta yang relevan dengan kondisi bangsa saat ini,” ungkapnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. H. Faisal Attamimi, S.Ag., M.Fil.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa jurnalis memiliki otoritas moral dan intelektual untuk menyuarakan kebenaran.

“Jurnalis itu harus pintar. Dia punya otoritas untuk mengoreksi apakah berita itu benar atau tidak. Jurnalis harus independen dan tidak bias karena wartawan itu harus peka terhadap keadaan,” tuturnya.

MEDIFEST menjadi wadah penguatan identitas pers mahasiswa di tengah dinamika sosial, sekaligus ruang reflektif untuk merayakan kontribusi LPM Qalamun dalam dunia jurnalistik kampus.

Wartawan: Adeiazo, Ryuka, Gree

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here