Home OPINI Pendidikan Tanpa Rasa Aman Adalah Kegagalan Moral

Pendidikan Tanpa Rasa Aman Adalah Kegagalan Moral

78
0

Oleh : Miftahul Jannah
Wartawan Magang

Pendidikan, baik di sekolah maupun perguruan tinggi, seharusnya menjadi ruang aman bagi peserta didik untuk tumbuh, berpikir kritis, dan mengembangkan potensi diri. Namun, realitas yang terjadi di berbagai institusi pendidikan justru menunjukkan sebaliknya. Kasus pelecehan seksual masih terus terjadi—baik secara fisik, verbal, maupun melalui media digital. Ironisnya, sebagian besar kasus itu berakhir tanpa keadilan bagi korban.

Kita sering berbicara tentang “pendidikan karakter” dan “etika akademik”, namun keduanya akan menjadi slogan kosong jika lembaga pendidikan tidak berani bersikap tegas terhadap pelaku pelecehan. Pendidikan tidak hanya soal pengetahuan, tetapi juga tentang bagaimana manusia memperlakukan manusia lain dengan hormat dan empati.

Karena itu, setiap sekolah dan kampus perlu memiliki sistem pencegahan dan penanganan pelecehan yang jelas, berpihak pada korban, serta disosialisasikan secara terbuka. Guru, dosen, dan peserta didik harus sadar bahwa membangun lingkungan pendidikan yang aman adalah tanggung jawab bersama.

Pendidikan tanpa rasa aman bukanlah pendidikan. Ia hanya menjadi ruang penuh ketakutan yang merusak makna belajar dan kemanusiaan. Jika lembaga pendidikan gagal melindungi murid dan mahasiswanya, maka nilai “pendidikan” yang sesungguhnya ikut hancur di dalamnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here