Home PUISI Anak Tengah Malam 2

Anak Tengah Malam 2

47
0

Oleh : Muhammad Gibran
Wartawan Magang

Aku melihat seorang bocah kecil berjalan di pinggir kota,
menyimpan luka yang tak pernah ia ceritakan pada siapa pun.
Setiap langkahnya seperti pertanyaan yang menggantung di udara,
tentang di mana peran negara saat seorang anak terabaikan.

Aku melihat ia tidur di trotoar yang keras dan berdebu,
sementara gedung pemerintahan berdiri gagah tak jauh darinya.
Kupikir, adakah pemimpin yang benar-benar melihatnya?
Atau mereka hanya sibuk menutup mata dengan laporan yang rapih?

Aku melihat ia kelaparan di tengah hiruk pikuk manusia,
namun tak ada tangan negara yang terulur untuk menolongnya.
Bukankah mereka bersumpah melindungi setiap anak di negeri ini?
Mengapa bocah ini harus tumbuh tanpa satu pun pelukan aman?

Aku menyaksikan sendiri bagaimana ia menua sebelum waktunya,
ditempa kerasnya dunia tanpa perlindungan apa pun.
Dan aku bertanya dalam hati yang paling sunyi:
apakah negara masih punya ruang untuk anak sekecil itu?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here