PALU, LPMQALAMUN.com – Hannah Asa Indonesia menggelar Bootcamp Financial Literacy Batch 58 secara daring untuk meningkatkan kesadaran bahwa masalah keuangan kerap menjadi salah satu sumber tekanan hidup, Selasa (10/03/2026).
Bootcamp Batch 58 berfokus pada konsep financial health, dengan pembahasan hubungan kondisi keuangan, perilaku finansial, dan kesejahteraan hidup.
Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, ST., AWP, QWP, CFP, AEPP, QLP., mengungkapkan tujuan dilaksanakannya Bootcamp tersebut.
“Melalui Bootcamp ini, Hannah Asa Indonesia ingin mendorong generasi muda untuk memahami konsep financial health, yaitu kemampuan seseorang dalam mengelola penghasilan, mengatur pengeluaran, melindungi aset, serta merencanakan masa depan keuangan secara bijak dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Adapun pemateri dalam kegiatan ini yakni Rizka Mawarni, AWPS dan Fitri Baco Kandaso dari tim edukator dan praktisi literasi keuangan Hannah Asa Indonesia.
Mardiyah mengatakan kegiatan ini diikuti 22 peserta dari berbagai kalangan.
“Para peserta berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan organisasi kemahasiswaan yang ingin memperkuat kapasitas mereka dalam memahami pengelolaan keuangan pribadi, perencanaan keuangan masa depan, serta membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat,” katanya.
Hannah Asa Indonesia berkomitmen melanjutkan program literasi keuangan secara berkelanjutan.
Terakhir, Mardiyah berharap literasi keuangan tidak hanya menjadi teori, tetapi keterampilan hidup bagi generasi muda.
Wartawan: Noeraskari







