PALU, LPMQALAMUN.com – Fakultas Syariah (Fasya) UIN Datokarama Palu menggelar pembekalan Kuliah Kerja Profesi (KKP) Angkatan XVII di Gedung Auditorium Kampus I, Kamis (06/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Agustus 2026, ini diikuti oleh 182 mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan akademik.
Wakil Dekan I Fasya, Dr. H. Ahmad Arief, Lc., M.H.I., menjelaskan bahwa pembekalan difokuskan pada tiga materi utama, yakni komunikasi publik, pelaporan KKP, serta administrasi pascaprogram.
“Materi komunikasi publik diberikan untuk melatih mahasiswa agar siap berkomunikasi dengan atasan, rekan kerja, maupun masyarakat di lingkungan kerja,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, materi pelaporan KKP membahas penyusunan laporan kegiatan mahasiswa selama program berlangsung, termasuk administrasi yang harus diselesaikan setelah KKP.
Ia menekankan bahwa budaya kerja di instansi berbeda dengan lingkungan kampus, sehingga kemampuan beradaptasi dan komunikasi menjadi kunci utama bagi mahasiswa.
“Mahasiswa harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru serta menjaga etika dan profesionalisme,” tegasnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, mahasiswa akan ditempatkan di sekitar 30 instansi, seperti Kantor Urusan Agama (KUA), kantor notaris, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pengadilan Negeri, hingga Kepolisian Resor (Polres). Program KKP dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Agustus hingga 11 September 2026.
Lebih lanjut, Ahmad menyampaikan bahwa penempatan mahasiswa diprioritaskan pada instansi yang telah memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan fakultas, guna mendukung penguatan akreditasi. Meski demikian, mahasiswa tetap diberi kesempatan mengusulkan lokasi mandiri dengan persetujuan pihak fakultas.
Di akhir kegiatan, ia berharap seluruh peserta mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja serta menjaga nama baik almamater.
“Harapan kami, mahasiswa dapat menunjukkan sikap profesional dan menyelesaikan seluruh proses KKP dengan baik, sehingga dapat mempercepat penyelesaian studi,” pungkasnya.
Wartawan: Readers, Huwairah





