PALU, LPMQALAMUN.com – Hannah Asa Indonesia menggelar Bootcamp Batch 113 bertema _Wise Wallet Generation: Membangun Kebiasaan Finansial untuk Generasi Masa Depan_ di SMP Al Azhar Mandiri Palu, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan lima materi utama untuk membangun kebiasaan finansial siswa, yakni keseimbangan arus kas (cash flow) sederhana, pencatatan keuangan, tabungan, persiapan menghadapi kebutuhan tidak terduga, serta cara membedakan kebutuhan dan keinginan.
Kegiatan ini menjadi upaya untuk mendekatkan konsep keuangan dengan kehidupan sehari-hari siswa dan mendorong mereka menerapkan kebiasaan finansial sejak dini.
Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, S.T., AWP., QWP., CFP., AEPP., QLP., IFP., mengatakan literasi keuangan tidak berhenti pada sekadar mengetahui, tetapi perlu diterapkan hingga menjadi kemampuan dan kebiasaan.
“Bagi Hannah Asa Indonesia, literasi keuangan tidak berhenti pada ‘tahu’. Tantangannya adalah bagaimana pengetahuan tersebut menjadi kemampuan, kemudian menjadi kebiasaan,” ujarnya.
Menurutnya, ketahanan finansial tidak selalu dimulai dari memiliki uang yang banyak, tetapi dapat dimulai dari kemampuan mengelola uang yang dimiliki dengan baik.
Ia berharap siswa mulai mempraktikkan hal-hal sederhana, seperti mencatat pengeluaran, menyisihkan uang, menentukan tujuan menabung, serta membedakan kebutuhan dan keinginan.
Wartawan: Neyreliana, Gesa, Hanenda, Dabria





