Home PUISI Entah Salahku atau Takdir

Entah Salahku atau Takdir

169
0

Oleh: Afra’im
Wartawan LPM Qalamun

Sebenarnya, diriku tak seindah apa yang kalian harapkan.
Mungkin aku harus membuka topeng ini.
Yang kalian harapkan adalah manusia tanpa masalah.
Padahal aku, seperti lautan, menyimpan luka yang dalam.
Terima kasih, sudah menilai hanya dari permukaan.

Tak mungkin aku selalu berbohong tentang kehidupan.
Seringkali aku bersembunyi di balik kamera,
dibandingkan dengan kenyataan yang terlalu sakit
untuk diungkapkan secara lisan,
tanpa harus mengeluarkan tangisan.

Kujalani skenario Tuhan ini,
garis yang dituliskan untukku,
yang membawaku sampai di titik ini.
Langkah demi langkah kutempuh,
berangkat dari rasa yang menimbulkan putus asa,
seperti angin malam yang kucoba hangatkan
dengan kayu api kecil yang tak ada artinya.

Akankah ini adalah akhir dari cerita ini?
Yang bahagia berpura-pura sakit,
dan yang sakit berpura-pura bahagia.
Begitu hebatnya skenario manusia,
yang seringkali berjalan tanpa mengikuti
garis bayangan takdir dan harapan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here