Oleh: Sahir Cipongono
Wartawan LPM Qalamun
Indonesia Berduka,
taburan cempaka di atas tanah Nusantara
adalah simbol tanda duka dari kami untuk Indonesia,
entah sebagai penghormatan atau salam perpisahan..
Sungguh ini sudah keterlaluan, Air mata di tanah Papua belum selesai kita keringkan.
Kini tangisan anak-anak bangsa masi terdengar lantang sementara investor bertukar tawa dengan segelas kopi di atas meja makan..
Basi!
Ruang-ruang diskusi di televisi tak mampu beri solusi.
persetan dengan penjara mari bergerak mengancam kebijakan yang tak wajar. Indonesia, semoga saja tak sampai bubar….!







