SIGI, LPMQALAMUN.com – English Department Student Association (EDSA) kembali menggelar kegiatan tahunan yaitu Edufest: Educate, Elevate, and Innovate di Aula Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Kampus II UIN Datokarama Palu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Kegiatan kali ini mengusung tema “One Decade, One Spirit: Proud to Teach, Create, Innovate, and Achieve Sustainable Quality Improvement”. Kegiatan ini menjadi simbol perayaan satu dekade berdirinya EDSA sekaligus upaya untuk memajukan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa dan pelajar.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FTIK, Dr. Hj. Elya, S.Ag., M.Ag. Turut hadir pula Sekretaris Jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI), Ibu Hijrah Syam, S.Pd., M.Pd., serta para ketua organisasi kemahasiswaan (ORMAWA) se-lingkup FTIK. Selain itu, panitia juga mengundang sejumlah sekolah dari wilayah Kota Palu untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Ketua panitia, Muqry Ashfahari, menjelaskan bahwa tema “One Decade, One Spirit” dipilih karena EDSA kini telah genap berusia sepuluh tahun. Meski waktu terus berjalan, semangat yang dibawa sejak awal berdiri masih tetap sama dan terus menyala.
“EDSA sudah satu dekade berdiri. Sampai hari ini, semangat itu masih satu. Itulah kenapa kami angkat tema One Decade, One Spirit,” ungkapnya saat diwawancarai oleh Kru LPM Qalamun, Kamis (19/06/2025).
Kegiatan Edufest sendiri akan berlangsung selama tujuh hari, dimulai pada 19 Juni dan akan ditutup dengan malam puncak pada 26 Juni 2025.
Muqry menambahkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat dan kemampuan peserta dalam berbahasa Inggris, serta menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif.
Namun, pelaksanaan kegiatan ini tidak lepas dari tantangan. Salah satu kendala utama yang dihadapi panitia adalah keterbatasan dana dan kesulitan menjaring peserta karena bertepatan dengan masa libur sekolah.
Akan tetapi Muqry tetap optimistis dan berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi para peserta.
“Harapan saya, teman-teman peserta bisa lebih semangat dalam belajar dan terus meningkatkan skill Bahasa Inggris mereka,” tutupnya.
Wartawan: Cheart, Nadia







