Home OKM Seminar HMPS PM: Mempertahankan Kredibilitas Mazhab di Era Kontemporer

Seminar HMPS PM: Mempertahankan Kredibilitas Mazhab di Era Kontemporer

50
0

PALU, LPMQALAMUN.com – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbandingan Mazhab (PM) menyelenggarakan seminar dengan tema “Fatwa Digital dan Otoritas Mazhab: Menjaga Kredibilitas Mazhab Di Era Kontemporer,” pada Rabu (19/11/2025) di Gedung Study Center Kampus I UIN Datokarama Palu.

Keguatan ini menghadirkan dua narasumber yaitu, Prof. H. Nurdin, S.Pd., S.Sos., M.Comm., Ph.D. dan Abdul Rachman Vikri, Lc., MH. Sebelumnya kedua narasumber ini telah menulis dan meneliti isu-isu terkait keilmuan Islam di ranah mazhab dan digital.

Musfira, selaku ketua panitia kegiatan menjelaskan tujuan utama dari seminar ini ialah untuk menganalisis bagaimana otoritas mazhab dapat dipertahankan meskipun arus informasi begitu cepat dan tidak terkontrol.

“Serta kita juga ingin merumuskan, bagaimana seharusnya sikap kita sebagai insan akademik dan umat Islam dalam memvalidasi dan menyaring fatwa digital, agar tetap berpijak pada metodologi ilmu yang sahih dan sesuai sanad,” jelasnya.

“Karena tidak semua yang kita lihat di media itu berdasarkan sanad yang sahih, dalam hal ini kita ingin mengajak masyarakat untuk mengutamakan fatwa resmi yang berasal dari lembaga berwenang seperti MUI,” tambahnya.

Seminar tersebut juga membantu untuk menjaga kredibilitas mazhab dengan cara memberikan pemahaman kepada mereka bagaimana seharusnya menerima, menyaring, serta memahami fatwa yang beredar di media digital.

Musfira berharap kepada mahasiswa agar setelah mengikuti seminar ini mereka bisa mengimplementasikan di kehidupan mereka, serta dapat membedakan informasi antara yang valid dan yang tidak berlandaskan sanad keilmuan yang kuat.

“Harapan kami adalah semoga ilmu tentang menjaga otoritas mazhab dan fatwa di era digital ini tidak hanya berhenti disini saja sebagai materi diskusi, akan tetapi menjadi hal yang bisa kita implementasikan dalam beragama. Dan kami juga berharap bahwa peserta yang hadir dalam kegiatan ini nanti bisa membedakan antara informasi yang valid dengan yang tidak berlandaskan sanad keilmuan yang kuat,” harapnya.

Wartawan Magang: Tyr, Neyreliana, Katsuro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here