Home KAMPUS PPL KPI Disorot: Mahasiswa Pertanyakan Kesiapan, Pembekalan hingga Transparansi Dana

PPL KPI Disorot: Mahasiswa Pertanyakan Kesiapan, Pembekalan hingga Transparansi Dana

3
0

PALU, LPMQALAMUN.com — Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) mendapat sorotan dari mahasiswa. Sejumlah persoalan, mulai dari keterlambatan pelaksanaan, ketidaksesuaian informasi, minimnya pembekalan, hingga transparansi dana, menjadi perhatian mahasiswa.

Salah seorang mahasiswi Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) berinisial F menilai persiapan pelaksanaan PPL tahun ini belum berjalan optimal.

Menurutnya, hal tersebut terlihat dari adanya ketidaksesuaian antara informasi yang disampaikan melalui pamflet dengan pelaksanaan di lapangan.

“Di pamflet kami dibilang tanggal 22 sudah pelepasan, sedangkan yang sebenarnya terjadi tanggal 24 baru pelepasan. Dari situ kami menilai apa yang dibuat fakultas kurang siap,” ujarnya saat diwawancarai kru LPM Qalamun, Selasa (25/8/2026).

Ia juga menyoroti pelaksanaan PPL FDKI yang dinilai terlambat dibandingkan dengan fakultas lain yang telah lebih dahulu menurunkan mahasiswa ke lokasi PPL.

Selain persoalan jadwal, F menilai pembekalan yang diberikan kepada mahasiswa belum cukup sebagai bekal sebelum turun ke lokasi PPL.

Ia menyebut materi yang diterima mahasiswa hanya berfokus pada komunikasi efektif di tempat kerja serta manajemen waktu dan diri.

“Menurut kami, kami ini kurang bekal untuk datang ke lapangan. Kami juga butuh sosialisasi yang tepat dan bekal yang lebih banyak,” ujarnya.

Sementara itu, mahasiswa lainnya berinisial “G” juga mempertanyakan durasi pelaksanaan pembekalan yang dinilai tidak sesuai dengan informasi awal yang diterima mahasiswa.

“Informasinya dari pagi sampai sore, bahkan kami diminta membawa air minum dan alat salat. Tapi kenyataannya hanya berlangsung sekitar tiga jam,” katanya.

Selain pembekalan, ia menyoroti informasi mengenai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menurutnya disampaikan dalam waktu berdekatan dengan penutupan pendaftaran.

Menurutnya, persoalan administrasi penempatan juga menjadi perhatian. Mahasiswa yang telah mengetahui lokasi MBKM sejak beberapa bulan sebelumnya masih harus menunggu proses surat-menyurat ke instansi tujuan.

Persoalan lain yang turut disoroti adalah transparansi dana pelaksanaan PPL. G mengaku mahasiswa belum memperoleh informasi mengenai besaran maupun penggunaan anggaran kegiatan.

Menurutnya, keterbatasan informasi tersebut membuat mahasiswa membandingkan fasilitas pelaksanaan PPL FDKI dengan fakultas lain yang dinilai lebih siap dalam menyediakan kebutuhan pembekalan.

Ia berharap pihak fakultas melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PPL, terutama terkait kesiapan, penyampaian informasi, pembekalan, administrasi, dan transparansi anggaran.

“Harapannya, ke depannya pelaksanaan PPL bisa lebih dipersiapkan dan informasi yang diberikan kepada mahasiswa lebih jelas,” ujarnya.

Ia juga meminta pihak fakultas memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan PPL, penggunaan anggaran, serta kesiapan kegiatan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi pada pelaksanaan berikutnya.

Wartawan: Meladi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here