Home Kemitraan Pelatihan Bersertifikat AWPS Batch 15 Dorong Generasi Muda Bijak Kelola Keuangan

Pelatihan Bersertifikat AWPS Batch 15 Dorong Generasi Muda Bijak Kelola Keuangan

6
0

PALU, LPMQALAMUN.com — Hannah Asa Indonesia menggelar Pelatihan Bersertifikat Associate Wealth Planner Syariah (AWPS) Batch 15 di Hannah Homestay, Jalan Batavia, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengelola keuangan secara terencana di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah.

Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, ST., AWPS, QWP, CFP, AEPP, QLP, IFP, mengatakan perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan meskipun masyarakat menghadapi tantangan biaya hidup akibat inflasi.

“Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan II 2026 sebesar 5,29 persen secara tahunan dan secara kumulatif semester I 2026 tumbuh 5,45 persen,” jelasnya.

Namun, menurutnya, pertumbuhan ekonomi tersebut tetap diikuti dinamika biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi yang perlu dihadapi masyarakat.

Mardiyah juga memaparkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 dari OJK dan BPS. Data tersebut mencatat indeks literasi keuangan nasional sebesar 66,46 persen dan inklusi keuangan sebesar 80,51 persen. Sementara itu, literasi keuangan syariah tercatat 43,42 persen dan inklusi keuangan syariah sebesar 13,41 persen.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi mengenai perencanaan keuangan syariah, terutama bagi generasi muda.

“Materi kami tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi diarahkan agar peserta memahami penerapan prinsip perencanaan keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan yang kami gunakan lebih banyak mengarah pada learning by doing,” tuturnya.

Ia menambahkan, AWPS Batch 15 secara khusus menyasar mahasiswa sebelum nantinya kembali dibuka bagi dosen dan masyarakat umum.

“Program AWPS Batch 15 ini juga ditargetkan khusus bagi mahasiswa, sebelum nantinya kami buka kembali untuk dosen dan umum,” tambahnya.

Mardiyah berharap peserta tidak berhenti pada perolehan sertifikat atau pengetahuan baru, tetapi mampu menerapkannya dengan membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Wartawan: Belle, Huwaira, Zeline

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here