Oleh : Intan Nur Aini
Wartawan Magang
Adzan ashar telah berkumandang,
Aku duduk di halaman rumah,
Menatap tanaman dengan sendu,
Berusaha melupakan semua teriakan itu.
Namun.. teriakan itu tak kunjung hilang,
Aku harus melakukan apa?.
Aku tak bisa bersuara,
Aku hanya bisa terdiam, menatap, dan mendengarkan.
Aku berusaha mendekat kepada mereka,
Berharap teriakan itu dapat menghilang,
Tapi.. aku diabaikan,
Aku heran…
Kenapa mereka sangat mudah mengabaikan ku?.
Dan itulah yang selalu aku lakukan,
Mencari cara agar teriakan itu menghilang,
Yang pada akhirnya telah menghilang,
Namun masih terekam jelas di ingatanku.







