PALU, LPMQALAMUN.com – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) UIN Datokarama Palu menggelar Diskusi Ekologis di Aula Study Center Kampus I UIN Datokarama, pada Jumat (01/05/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Apakah Kerusakan Alam adalah Krisis Akidah? Perspektif Ushuluddin terhadap Ekologi Sulawesi Tengah” ini menghadirkan dua narasumber, yakni Baso Nur Ali, S.Sos., M.Si., selaku Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah, dan Dr. Darlis, Lc., M.S.I., selaku Dosen FUAD UIN Datokarama Palu.
Ketua Umum Dema FUAD, Moh. Ramdan Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengkaji kondisi kerusakan lingkungan melalui perspektif teologi Islam.
Ramdan mengungkapkan rangkaian kegiatan tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih bersama mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDKI) dan UKM Mapala Muhibbul Bi’ah UIN Datokarama Palu pada hari berikutnya.
“Ini sebagai implementasi konkret bahwa kegiatan ini bukan hanya bersifat seremonial, tetapi juga bentuk pengabdian terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Terakhir, ia berharap diskusi ini dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa, khususnya di lingkungan FUAD terhadap pentingnya menjaga kondisi ekologis di Sulawesi Tengah.
“Harapannya, mahasiswa dapat lebih memahami urgensi kondisi ekologis saat ini dan semakin sadar untuk menjaga lingkungan,” harapnya.
Wartawan: Sitsyra







