Home KAMPUS PBAK UIN Datokarama 2026 Dibuka, Mahasiswa Asing dan Nonmuslim Warnai Kampus Moderasi

PBAK UIN Datokarama 2026 Dibuka, Mahasiswa Asing dan Nonmuslim Warnai Kampus Moderasi

6
0

PALU, LPMQALAMUN.com — Pengenalan Budaya dan Akademik Kampus (PBAK) UIN Datokarama Palu Tahun Akademik 2026/2027 diwarnai keberagaman mahasiswa baru. Selain mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, sebanyak 13 mahasiswa asing dan sekitar 70 mahasiswa nonmuslim turut mengikuti rangkaian PBAK tahun ini.

Kegiatan tersebut diawali dengan Pembukaan Sidang Senat Terbuka PBAK Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Gedung Auditorium Kampus I UIN Datokarama Palu, Sabtu (22/8/2026).

Dalam sambutannya, Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. KH. Lukman S. Thahir, M.Ag., mengatakan terdapat mahasiswa asing yang berasal dari sejumlah negara.

“Kurang lebih 1.647 orang dari mahasiswa baru, dan ada mahasiswa asing 13 orang. Secara keseluruhan yang mendaftar di UIN Datokarama Palu itu kurang lebih 2.209 orang, yang melaksanakan PBAK pada hari ini 1.600-an, hampir 1.700,” ujarnya.

Untuk mahasiswa asing, kata Lukman, terdapat sekitar 498 pendaftar yang mengikuti proses seleksi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 126 calon mahasiswa kemudian disaring kembali berdasarkan rekomendasi dari kedutaan masing-masing negara.

Hasil seleksi menetapkan 23 mahasiswa asing diterima di UIN Datokarama Palu. Namun, sebagian di antaranya belum dapat hadir dalam pelaksanaan PBAK karena terkendala kondisi kesehatan dan perjalanan.

Mahasiswa asing yang telah hadir berasal dari Pantai Gading, Thailand, Yaman, Nigeria, Somalia, Ethiopia, dan Filipina. Sementara itu, mahasiswa asal Palestina dan Pakistan dijadwalkan menyusul dalam beberapa hari ke depan.

Lukman juga meminta mahasiswa baru memberikan dukungan kepada mahasiswa asing, terutama mahasiswa asal Palestina yang memiliki pengalaman terdampak konflik.

Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak melakukan perundungan terhadap mahasiswa asing yang mengalami kendala dalam berkomunikasi maupun beradaptasi dengan lingkungan kampus.

“Jangan dibully, tapi dibantu. Bisa dipahami kalau berbicara pelan-pelan dulu dan sebagainya,” tuturnya.

Selain mahasiswa asing, sekitar 70 mahasiswa nonmuslim juga tercatat mengikuti PBAK 2026. Keberadaan mereka dinilai menjadi bagian dari keberagaman yang mulai semakin terlihat di lingkungan akademik UIN Datokarama Palu.

Menurut Lukman, kondisi tersebut menunjukkan bahwa UIN Datokarama Palu tidak lagi hanya menjadi ruang pendidikan bagi mahasiswa Muslim, tetapi juga terbuka bagi mahasiswa dengan latar belakang agama dan budaya yang beragam.

Ia menyebut keberagaman tersebut sejalan dengan identitas UIN Datokarama Palu sebagai “Kampus 1000 Mimpi, Kampus Moderasi Beragama.”

“Gambaran UIN Datokarama Palu tidak lagi seperti dulu-dulu yang homogen, hanya umat Islam saja yang mengais ilmu pengetahuan di kampus ini,” pungkasnya.

Keberadaan mahasiswa dari berbagai negara dan latar belakang agama tersebut diharapkan dapat memperkuat internasionalisasi kampus sekaligus menjadi ruang praktik moderasi beragama di lingkungan UIN Datokarama Palu.

Wartawan: Jaye, Farabi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here