PALU, LPMQALAMUN.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Datokarama Palu menjalin kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menciptakan Duta Literasi Keuangan.
Sekretaris LP2M, Dr. Rusdin, S.Ag., M.Fil.I, mengungkapkan bahwa salah satu tujuan kerja sama ini adalah mencari mahasiswa yang visioner dan memiliki wawasan dalam bidang keuangan.
“Oleh karena itu, mahasiswa yang memiliki kemampuan di bidang keuangan diharapkan dapat bergabung menjadi pegawai bank serta menyosialisasikan OJK di lingkungan masyarakat,” ungkapnya.
Mahasiswa dari berbagai fakultas, tidak hanya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), dapat berkontribusi dalam program ini selama mereka memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan.
Namun, karena kuota terbatas, dilakukan seleksi berdasarkan standar yang ditetapkan oleh OJK, dengan syarat minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.00.
Beberapa tantangan dalam program ini antara lain:
1. Apakah mahasiswa mampu mengembangkan diri setelah mengikuti pelatihan?
2. Apakah kampus mampu memberikan modal kepada mahasiswa yang ingin membangun usaha?
3. Bagaimana menghadapi pihak-pihak yang tidak sependapat dengan kerja sama ini?
Rusdin menegaskan bahwa program ini saling menguntungkan, di mana program OJK tetap berjalan, sementara kampus turut memberdayakan mahasiswanya.
“Selama OJK terus menaruh kepercayaannya kepada pihak kampus, program ini akan terus berlanjut. Namun, dampak jangka panjangnya belum bisa diukur karena ini adalah kerja sama pertama,” katanya.
Terakhir, ia berharap agar kerja sama ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
“Harapannya, LP2M UIN Datokarama Palu dan OJK dapat bersama-sama menjalankan aturan negara dalam mensejahterakan masyarakat serta memberikan edukasi, terutama kepada mahasiswa,” harapnya.
Wartawan: Peanut, Senja, Alpha







