PALU, LPMQALAMUN.com – Proses pencairan dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) untuk mahasiswa UIN Datokarama Palu akhirnya rampung. Setelah melewati sejumlah kendala teknis dan administrasi, dana bantuan pendidikan tersebut kini mulai masuk ke rekening mahasiswa penerima.
Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. H. Faisal Attamimi, S.Ag., M.Fil.I, menjelaskan bahwa berbagai hambatan yang sempat mengganggu proses administrasi sebelumnya telah diselesaikan oleh pihak kampus.
“Semua kendala yang dipersoalkan kemarin sudah selesai, baik pergantian maupun masalah teknis. Sekarang tinggal menunggu proses kapan cair,” jelasnya saat diwawancarai oleh Kru LPM Qalamun, Senin (02/06/2025).
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada keterlambatan dalam proses pencairan, karena penyaluran dana memang mengikuti jadwal nasional yang membutuhkan waktu hingga enam bulan.
“Yang jelas tidak ada yang terlambat, karena masa pencairannya memang enam bulan. Mahasiswa penerima KIP harus mengatur dananya dengan baik agar cukup untuk enam bulan,” tambahnya.
Faisal menjelaskan bahwa proses pencairan tidak sepenuhnya berada di tangan kampus, karena juga melibatkan bank penyalur dan lembaga pengelola dana di tingkat nasional. UIN Datokarama sendiri telah menyelesaikan semua kewajiban administratif sesuai tanggung jawabnya.
Ia juga menyayangkan bahwa beberapa keterlambatan justru terjadi akibat mahasiswa yang tidak segera memperbaiki data yang bermasalah, sehingga menyebabkan proses verifikasi harus diulang.
“Kalau mahasiswa lambat, misalnya ada gangguan di bank, kami sudah kirim data, dicek oleh bank, lalu dikembalikan jika ada masalah. Setelah diperbaiki, dikirim lagi, baru bisa diproses,” ungkapnya.
Sebelum dana benar-benar disalurkan, pihak kampus sempat memblokir akses penarikan untuk sementara sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi penarikan sebelum waktunya.
“Dana belum masuk ke rekening. Akan muncul saat proses pencairan selesai. Pemblokiran ini untuk keamanan supaya tidak ditarik sebelum waktunya,” ujarnya.
Kini setelah pencairan mulai berlangsung, Faisal mengimbau agar mahasiswa penerima bantuan lebih bijak dalam mengelola dana yang diterima dan segera mengurus bila ada kendala pada rekening masing-masing.
“Kalau ada masalah, segera perbaiki. Jangan abaikan. Kesalahan satu orang bisa mengganggu teman-teman lainnya,” tutupnya.
Wartawan: Awan, Peony







