PALU, LPMQALAMUN.com – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Datokarama Palu menggelar pembekalan bagi mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada Rabu, (31/07/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pascasarjana Kampus I ini bersifat wajib dan menjadi syarat sebelum mahasiswa turun ke instansi masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, materi pertama disampaikan oleh Wakil Dekan (Wadek) I FDKI, Muhammad Ulil Hidayat, S.Ag., M.Fil.I. Ia menekankan pentingnya akhlak mahasiswa sebagai cerminan dari UIN Datokarama Palu ketika berada di tengah masyarakat.
“Pembekalan ini bukan sekadar formalitas. Mahasiswa PPL harus mampu mencerminkan akhlaknya UIN di instansi-instansi yang mereka tempati,” ujarnya di hadapan para peserta.
Sementara itu, materi kedua dibawakan oleh Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Dr. Khairuddin Cikka, S.Kom.I.,M.Pd.I, yang mengangkat tema public speaking. Ia menjelaskan bahwa kemampuan berbicara sangat penting agar mahasiswa tidak menjadi pribadi pasif saat berada di lapangan.
“Kita tidak ingin mereka jadi orang bisu di sana. Public speaking ini penting supaya mereka bisa berkomunikasi dengan baik di tempat mereka ditempatkan,” ucapnya.
Panitia menjelaskan bahwa pembekalan ini bersifat wajib karena termasuk dalam rangkaian resmi agenda PPL. Mahasiswa yang berhalangan hadir diwajibkan melampirkan surat keterangan resmi.
“Kalaupun ada yang berhalangan, seperti salah satu mahasiswa PMI yang ikut lomba di Gorontalo, tetap harus menyertakan surat. Kemarin, dia lampirkan surat dari klub tenis mejanya, lalu disampaikan ke dekan dan diteruskan ke panitia. Itu prosedurnya,” jelas salah satu panitia.
PPL FDKI dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai tanggal 4 Agustus hingga 4 September 2025. Mahasiswa akan ditempatkan di berbagai instansi sesuai prodi masing-masing. Untuk Prodi KPI, terdapat sembilan instansi mitra seperti stasiun TV, radio, KPID, dan KUA. Mahasiswa BKI akan melakukan praktik di unit layanan Bimbingan Konseling kampus, MAN 1 dan MAN 2 Palu, serta BNN. Sedangkan mahasiswa PMI yang berjumlah sembilan orang akan ditempatkan di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah.
Selama pelaksanaan PPL, mahasiswa akan dipantau langsung oleh guru pamong dari setiap instansi. Guru pamong bertugas mengarahkan dan menilai kinerja mahasiswa di lapangan.
“Kalau ada mahasiswa yang malas atau tidak aktif, guru pamong yang menilai. Nilai itu nantinya dikirim ke kami dan akan diinput untuk penilaian akhir,” terang panitia.
Sertifikat kelulusan PPL akan diberikan kepada mahasiswa yang dinyatakan lulus berdasarkan evaluasi tersebut.
Rencananya, para peserta akan mulai turun ke instansi masing-masing pada Senin, 4 Agustus 2025. Mereka akan dilepas secara resmi oleh Dekan FDKI dan diantar langsung oleh dosen pembimbing ke 14 instansi yang telah ditentukan, termasuk instansi yang berada di lingkungan UIN Datokarama sendiri.
Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi bekal akademik dan mental bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai keilmuan dan keislaman secara nyata di lapangan.
Wartawan: Wolf, Lentera, Alrihla, Gree







