PALU, LPMQALAMUN.com – Permasalahan parkiran di Gedung ADB Kampus I UIN Datokarama Palu menjadi sorotan. Sejumlah mahasiswa mengeluhkan kendaraan yang diparkir sembarangan sehingga mengganggu akses keluar masuk. Baik mahasiswa maupun petugas keamanan memiliki pandangan berbeda mengenai hal ini.
‘I’, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (SI) semester I, menilai bahwa area parkiran kampus sebenarnya cukup luas, namun kurang perhatian dalam penataannya. Menurutnya, masih banyak ruang kosong yang justru menjadi penghalang jalur kendaraan.
“Banyak space kosong yang masih ada di area parkiran, tapi malah menghalangi kendaraan untuk masuk dan keluar,” jelasnya saat diwawancarai Kru LPM Qalamun, Senin (29/09/2025).
Sementara itu, ‘ZB’, mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara Islam (HTNI) semester III, menilai langkah kampus yang memindahkan parkiran dari pelataran SBSN ke basement ADB sudah tepat. Hanya saja, cara parkir mahasiswa yang menumpuk menjadi persoalan baru.
“Perlu diberitahu mahasiswa agar memarkirkan kendaraannya lebih teratur,” ungkapnya.
Di sisi lain, seorang satpam yang bertugas menekankan pentingnya kesadaran mahasiswa dalam memarkir kendaraan. Ia menilai, ketertiban parkiran tidak semata bergantung pada aturan, melainkan juga kedisiplinan individu.
“Seharusnya tanpa diatur pun mahasiswa sadar untuk tidak parkir sembarangan,” jelasnya.
Satpam lainnya menambahkan bahwa minimnya rambu dan garis parkir di ADB membuat mahasiswa memarkir kendaraannya secara semrawut.
“Rambu-rambu garis parkir di ADB masih kurang, jadi mahasiswa parkirnya berantakan,” keluhnya.
Ia berharap mahasiswa menaati aturan kampus terkait parkir tertib agar tidak terjadi benturan antar kendaraan. Selain itu, ia juga mengusulkan penambahan personel satpam untuk mengawasi area yang belum terjangkau.
Wartawan Magang: N1ka, Katsuro, Eireen, Luna






