Home OPINI Antara Open Minded dan Terbawa Arus

Antara Open Minded dan Terbawa Arus

73
0

Oleh: Nur Syam Solehah
Wartawan LPM Qalamun

Banyak yang mengira menjadi open minded berarti harus menerima semua hal tanpa batas, Harus selalu berjalan sejajar dengan arus, Tidak mengeksekusi trend ini dan itu dianggap tidak keren dan ketinggalan Zaman.

Padahal tidak.
Menjadi open minded lebih dari sekedar trend dan perkembangan zaman, kita bebas membuka diri terhadap pandangan baru, tapi tetap tahu di mana kita berdiri, dan harus melangkah kemana, mengapa, dan apa dampak serta resiko yang harus kita Terima.
Kita mau mendengar, menimbang, lalu memutuskan dengan sadar. Itu adalah tanda dari pikiran yang dewasa — bukan sekadar terbuka, tapi terkendali.

Berbeda dengan orang yang terbawa arus.
Mereka mungkin juga terlihat fleksibel, tapi bukan karena kebijaksanaan — melainkan karena kehilangan arah. Mereka mengikuti tren, opini, bahkan emosi orang lain tanpa sempat bertanya pada dirinya sendiri:
“Apakah ini benar untukku?”
” Mengapa saya harus melakukan ini? ”
” Apa Manfaat saya melakukan ini? ”
Dan paling krusialnya terkadang lupa mempertanyakan.
” Apakah ini adalah hal yang di Ridhoi Sang Pencipta? ”
Di era media sosial, jebakan ini makin dalam ketika datang bersama satu penyakit baru: FOMO — Fear of Missing Out.
Takut ketinggalan membuat banyak orang berpura-pura menikmati sesuatu yang sebenarnya tidak mereka pahami, ikut karena ramai, memaksakan diri untuk menjadi cocok, setuju karena takut berbeda.

Namun kita akan sangat beruntung jika bisa menjadi orang yang hebat yaitu ketika kita peka dan tahu apa yang sedang terjadi di sekitar kita, tetapi masih mampu memilah:
mana yang baik dan yang buruk,
mana yang bermanfaat dan yang berisiko,
mana yang murni untuk kebaikan, dan mana yang sekadar untuk pencitraan.

Kita hebat ketika kita bisa ikut dalam dunia yang ramai, tapi tetap punya kendali penuh atas diri kita sendiri, tanpa peduli standarisasi ‘keren’ dari orang lain.
Karena di tengah arus besar yang mengalir deras, tidak semua orang bisa tetap menjadi dirinya.
Dan ketika kamu bisa itu sudah lebih berharga dari sekadar “terlihat terbuka”.
Stay Awake dan temukan keren versi dirimu:)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here