PALU, LPMQALAMUN.com — Fakultas Syariah (Fasya) UIN Datokarama Palu menggelar kuliah umum di Aula Pascasarjana Kampus I, Jalan Diponegoro, Kota Palu, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang bertema “Entrepreneur Berbasis Iman dan Nilai Syariah” ini menghadirkan Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H.
Kegiatan ini sejalan dengan visi universitas dan fakultas dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kewirausahaan.
Dekan Fakultas Syariah, Dr. Mayyadah, Lc., M.H., menjelaskan kegiatan ini menjadi kali pertama fakultas menghadirkan narasumber yang memiliki latar belakang sebagai akademisi sekaligus pengusaha.
“Peserta yang ditargetkan adalah mahasiswa Syariah, termasuk mahasiswa asing untuk melatih kelancaran bahasa Indonesia, serta beberapa dosen,” jelasnya.
“Momentum mengundang Tenaga Ahli Menteri Agama ini dimanfaatkan karena beliau juga mengisi kegiatan di Kanwil Kemenag Sulteng sehari sebelumnya,” tambahnya.
Menurutnya, salah satu tantangan utama bagi lulusan Syariah yang ingin terjun ke dunia kewirausahaan adalah membangun mental berani memulai usaha.
Selain keberanian memulai, mahasiswa juga dinilai telah memiliki bekal pengetahuan mengenai bisnis yang sesuai dengan prinsip syariah. Pengetahuan tersebut dapat diterapkan melalui usaha kecil yang dikembangkan secara bertahap.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk membangun kolaborasi dengan berbagai komunitas, termasuk masjid dan lembaga keagamaan di daerah. Kolaborasi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu peluang untuk mengembangkan usaha sekaligus menerapkan prinsip syariah dalam kegiatan ekonomi.
Terkait program lanjutan, Ia menyampaikan seluruh target kinerja fakultas untuk tahun ini telah tercapai. Meski demikian, program yang berkaitan dengan pengembangan kewirausahaan masih berpeluang menjadi bagian dari target tahun mendatang. Namun, target tersebut belum dirumuskan lebih lanjut.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai teori syariah, tetapi juga memiliki keterampilan dan jiwa kewirausahaan agar mampu bertahan dan berkembang di tengah masyarakat.
Wartawan Magang: Siatis, Hilwa, Serein, Lien, Sandyankala






