PALU, LPMQALAMUN.com — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Islam Datokarama (Trisda) menggelar Refleksi 28 Oktober ke-XXIX di Palu, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu Trisda melalui karya dan pementasan seni teater serta budaya.
Ketua Panitia, Tegar Nara Putra, mengatakan refleksi ini mengenang momentum perjuangan senior saat Trisda belum memiliki SK.
“Jadi, refleksi 28 Oktober ini mengenang momentum daripada senior-senior pendahulu kita. Pada saat itu, Trisda ini tidak di-SK-kan,” katanya.
“Makanya para senior terdahulu kita buat satu kegiatan itu dengan karya, yaitu refleksi 28 Oktober ini,” tambahnya.
Ia mengungkapkan pihaknya menyajikan sejumlah pementasan hasil eksplorasi budaya dari Pantai Barat dan Desa Bangga. Selain itu, terdapat penampilan yang mengambil referensi syair dari Kulawi, yakni Bariko-rigorigo.
Selain eksplorasi budaya, kegiatan tersebut juga menampilkan pementasan teater dengan naskah Malam Jahanam.
Ia menjelaskan kegiatan ini melibatkan seluruh anggota Trisda dan menjadi agenda wajib tahunan. Meski sempat menemui kendala, kegiatan tetap berjalan lancar.
Ia berharap Refleksi 28 Oktober terus dilaksanakan setiap tahun sebagai ruang Trisda mempertahankan eksistensi dan menghasilkan karya.
Wartawan Magang: Sage, Hasya, Orion, Azima, Anindita






