Home PUISI ‎Di Semesta Lain Kau Jadi Milikku

‎Di Semesta Lain Kau Jadi Milikku

70
0

Oleh : Sirajul Fuad
Wartawan Magang

‎Sepuluh tahun, waktu yang kubiarkan lewat, Waktu yang menua dalam diam yang pekat. Bukan tak berani, tapi memilih begini, Menyimpanmu utuh di ruang sunyi hati. Kau berjalan di sisiku, sebagai teman karib,Tawamu lunas, ceritamu tanpa aib.

‎Dan aku, dengan peran yang kupilih sendiri,Menjaga rahasia, menjaga jarak abadi. Kuintip matamu, samudera tenang tanpa badai,Setiap langkahmu, getar yang tak pernah sampai.

‎Kuhafal senyummu, lengkung yang paling damai,Sambil menghitung tahun, cinta tak tergapai. Kita berdiri di panggung yang sama, di bumi yang satu,Namun hatiku tahu, kita terpisah oleh “waktu”.

‎Waktu yang tak kunjung mengizinkan kata itu terucap, Waktu yang membeku, sebelum kesempatan tercecap. Sebab takut kehilangan persahabatan yang telah ada,Lebih memilih membiarkan cinta menjadi tiada.

‎Kini, kau pergi, sehelai kenangan yang pupus,Menutup babak, cerita yang tak terurus. Aku masih di sini, dengan rindu yang tak sempat tersampaikan,Cinta sepuluh tahun, kini hanya tinggal penyesalan.
Namun, biarlah… Di semesta lain, yang tak terjamah realita,Di dimensi mimpi, yang tanpa batas kata. Kau mengenakan gaun, dan aku berdiri di depanmu,Menggenggam jemarimu, tanpa ragu.

‎Di semesta lain, kau jadi milikku, Di mana “mungkin” adalah “pasti” yang kurindu. Di sana, kita tak pernah berjarak, tak pernah diam membisu,Hanya ada kita, dan cinta yang baru bertemu.

‎Semoga damai jiwamu yang telah terlepas,Aku akan tetap mencintaimu, dalam bisikan napas. Sampai jumpa lagi, di batas waktu yang berbeda,Di semesta lain, di mana takdir tak lagi mendera.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here