PALU, LPMQALAMUN.com — Hannah Asa Indonesia menggelar Bootcamp mingguan pada bulan Ramadhan, dirangkaikan dengan diskusi manajemen keuangan dan buka bersama di Taman Hannah Homestay, pada Jumat (20/02/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Cara Mengatur Cash Flow dan THR di Bulan Ramadan” untuk menjawab tantangan finansial anak muda sekaligus meningkatkan literasi keuangan agar terhindar dari defisit.
Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut difokuskan pada pembahasan pengelolaan arus kas.
Ia mengatakan bahwa undangan kegiatan ini terbuka untuk masyarakat Kota Palu melalui Instagram.
”Mayoritas partisipan yang hadir adalah mahasiswa. Hal ini dikarenakan tingginya minat mahasiswa untuk membenahi diri, terutama mereka yang sedang menghadapi fase quarter life crisis,” katanya.
Ia berharap dari sekitar tiga juta penduduk Sulawesi Tengah, setidaknya 10% bisa mendapat edukasi literasi keuangan dalam dua tahun ke depan.
”Selain itu diharapkan peserta bisa mulai berbenah finansial dari diri sendiri lalu mengajak lingkungan sekitarnya. Sehingga kesejahteraan meningkat dan mata rantai kemiskinan dapat terputus melalui pendidikan,” harapnya.
Di akhir wawancara, ia menekankan pentingnya membumikan Al-Qur’an melalui perencanaan keuangan Islami mengikuti pola Rasulullah SAW: membagi uang untuk dana darurat, modal, dan kebutuhan, serta menempatkan masa depan sebagai prioritas.
Wartawan: Alejandra, Huwairah







