PALU, LPMQALAMUN.com — Senat Mahasiswa (Sema) UIN Datokarama Palu menghadiri Konsolidasi Nasional Sema PTKIN se-Indonesia yang digelar di Yogyakarta. Forum ini membahas berbagai persoalan kampus, termasuk isu kedaerahan yang berkembang di masing-masing wilayah.
Ketua Umum Sema UIN Datokarama Palu, Andry Ardiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah audiensi bagi Sema PTKIN se-Indonesia untuk merumuskan arah gerak serta menyatukan visi dan misi organisasi.
Salah satu isu utama yang menjadi perhatian dalam konsolidasi ini adalah Keputusan Menteri Agama (KMA) Tahun 2026 terkait biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dinilai terus mengalami kenaikan.
Menurut Andry, hasil pembahasan dalam forum tersebut tidak hanya berhenti pada tahap diskusi, tetapi akan terus dikawal oleh koordinator pusat Sema PTKIN se-Indonesia kepada pihak pemerintah terkait.
“Bentuk pengawasan dari Sema PTKIN se-Indonesia yaitu setiap wilayah akan terus memperbarui perkembangan hasil konsolidasi, baik satu bulan sekali maupun tiga bulan sekali,” ujarnya saat diwawancarai kru LPM Qalamun, Kamis (28/05/2026).
Melalui kegiatan ini, Sema PTKIN berkomitmen menjaga stabilitas gerakan mahasiswa sekaligus memperjuangkan hasil konsolidasi agar dapat ditindaklanjuti secara konkret.
Di akhir wawancara, Ia berharap seluruh Sema PTKIN tetap konsisten mengawal isu-isu yang telah disepakati hingga mencapai hasil yang diharapkan.
Wartawan: Moon







