PALU, LPMQALAMUN.com – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Datokarama Palu menyelenggarakan Seminar Nasional di Gedung Auditorium Kampus I UIN Datokarama Palu, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Menuju Masyarakat Berdaya” ini menghadirkan dua narasumber, yakni Bupati Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bontang, Kalimantan Timur, Drs. H. Amiluddin, M.Si.
Dekan FDKI, Dr. Adam, M.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa pemilihan tema tersebut dilatarbelakangi oleh persoalan kemiskinan yang hingga kini masih menjadi isu strategis dan membutuhkan perhatian bersama.
“Ada dua agenda, pertama yaitu keilmuan karena itu menjadi bagian dari aktivitas perguruan tinggi. Kedua, mendampingi borang untuk akreditasi, dan kegiatan ini dikhususkan untuk Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI),” jelasnya.
Ia menegaskan, perguruan tinggi, khususnya FDKI, memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan model pemberdayaan masyarakat yang berakar pada nilai serta kearifan lokal.
“FDKI ini bukan hanya pengembangan ilmu, tetapi juga aplikasi keilmuan. Karena ilmu itu ada tiga, yakni knowledge, science, dan applied science. FDKI lebih bernuansa pada ilmu terapan, khususnya di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di tingkat lokal harus mampu dikelola secara optimal guna meningkatkan kemandirian masyarakat.
“Kita melihat sumber daya alam dan sumber daya manusia di masyarakat lokal. Bagaimana kita mengelola masyarakat yang belum berdaya menjadi berdaya,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Adam menyampaikan bahwa hasil seminar diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan berlanjut dalam bentuk program dan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Besok, khusus Prodi PMI akan melakukan program kerja sama dengan Desa Balane sebagai desa binaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadi, apa yang dibahas hari ini bisa langsung terwujud, bukan hanya sekadar wacana, tetapi tindakan nyata,” tutupnya.
Wartawan: Alejandra, Edelweiss







