Home KAMPUS Lawyers Club Dema Fasya Bedah MBG: Solusi Atasi Gizi atau Bom Waktu...

Lawyers Club Dema Fasya Bedah MBG: Solusi Atasi Gizi atau Bom Waktu bagi APBN?

7
0

PALU, LPMQALAMUN.com — Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Syariah (Fasya) UIN Datokarama Palu menggelar diskusi Lawyers Club bertajuk “MBG (Makanan Bergizi Gratis): Solusi Gizi atau Beban APBN?” di Rayy’s Coffee, Kota Palu, Sabtu (4/7/2026).

Diskusi ini menghadirkan Moh. Amin Khoironi, S.Sy., M.H., Irjen Pol. Nasri Sulaeman, S.I.K., M.H., dan Ridwan F. Soleman sebagai narasumber. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengkaji secara kritis Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua panitia, Ahmad Fikra Ramadhan, mengatakan tema tersebut dipilih karena Program MBG masih memunculkan pro dan kontra.

“Program yang dibuat pemerintah ini masih menuai pro dan kontra. Banyak mahasiswa mempertanyakan mengapa anggaran tersebut tidak dialihkan untuk mewujudkan pendidikan gratis dibandingkan Program Makanan Bergizi Gratis,” ujarnya.

“Kalau dipikir, isi otak lebih penting daripada isi perut. Sebab, tanpa kemampuan berpikir, kita tidak akan tahu bagaimana memperoleh makanan itu,” tambahnya.

Menurut Fikra, diskusi membahas manfaat, efektivitas pelaksanaan, serta implikasi anggaran MBG untuk menilai apakah program tersebut mampu menjawab persoalan gizi masyarakat.

“Poin penting yang dibahas malam ini adalah apakah MBG benar-benar menjadi solusi atas persoalan gizi atau justru menjadi beban bagi APBN,” katanya.

Ia juga menilai sejumlah kasus dugaan keracunan dalam pelaksanaan MBG di beberapa daerah menjadi alasan penting kebijakan tersebut perlu dikaji secara terbuka melalui forum akademik.

Di akhir kegiatan, Fikra berharap Lawyers Club terus menjadi ruang diskusi yang membahas berbagai isu strategis.

“Harapan saya, Lawyers Club ini terus mengembangkan ruang-ruang diskusi, bukan hanya membahas MBG, tetapi juga berbagai isu strategis lainnya,” harapnya.

Wartawan: Athalia, Luna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here