PALU, LPMQALAMUN.com — Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Datokarama Palu menghidupkan kembali budaya literasi dan diskusi mahasiswa melalui program Lapak Baca yang digelar di pelataran Gedung Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kampus I, Kamis (03/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang terbuka bagi mahasiswa untuk membaca, bertukar gagasan, dan mendiskusikan berbagai isu yang relevan dengan kehidupan kampus maupun perkembangan masyarakat.
Menteri Pendidikan Dema UIN Datokarama Palu, Naflah, mengatakan Lapak Baca digagas sebagai respons terhadap mulai memudarnya tradisi diskusi mahasiswa di ruang-ruang terbuka kampus.
“Lapak Baca ini kami hadirkan untuk menghidupkan kembali budaya intelektual di lingkungan kampus. Kami ingin mahasiswa memiliki ruang diskusi yang bebas dan ilmiah untuk memperoleh pengetahuan tambahan yang mungkin tidak didapatkan di dalam ruang kelas,” ungkapnya.
Naflah menjelaskan, kegiatan tersebut menyasar seluruh mahasiswa UIN Datokarama Palu. Pemilihan pelataran SBSN sebagai lokasi kegiatan diharapkan dapat menarik mahasiswa yang melintas untuk singgah, membaca, maupun terlibat dalam diskusi.
Menurutnya, Lapak Baca tidak hanya bertujuan meningkatkan minat baca, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menciptakan dan meramaikan ruang-ruang diskusi di lingkungan kampus.
Buku yang disediakan dalam Lapak Baca memiliki beragam genre dan tema, mulai dari novel, literatur kenegaraan, isu kemahasiswaan, hingga pengetahuan umum.
Selain membaca, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan diskusi rutin setiap pekan. Tema diskusi disesuaikan dengan isu yang sedang berkembang dan dinilai relevan dengan kondisi saat ini.
Naflah mengatakan respons mahasiswa terhadap kegiatan tersebut cukup positif. Menurutnya, sejumlah mahasiswa datang atas inisiatif sendiri untuk membaca dan bergabung dalam diskusi.
“Antusiasme mahasiswa cukup baik. Banyak yang datang atas inisiatif sendiri untuk bergabung di lapak. Mereka tidak hanya membaca secara pasif, tetapi juga diajak menyampaikan kembali kesimpulan dari buku yang telah dibaca,” katanya.
Mahasiswa juga diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat dalam diskusi mingguan. Hal tersebut dilakukan untuk membangun suasana intelektual yang interaktif sekaligus mendorong keberanian mahasiswa dalam menyampaikan gagasan.
Lapak Baca kini menjadi program kerja rutin Kementerian Pendidikan Dema UIN Datokarama Palu yang dilaksanakan setiap Kamis di pelataran SBSN Kampus I.
Naflah berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga budaya literasi dan diskusi intelektual dapat menjadi bagian dari keseharian mahasiswa UIN Datokarama Palu.
Wartawan: Syurga, Farabi







