PALU, LPMQALAMUN.com — Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menggelar aksi Mimbar Bebas untuk memperingati momentum September Hitam di lingkungan kampus, Rabu (30/9/2026).
Aksi tersebut mengusung tagline “Ke Manakah Wisudawan-Wisudawan Setelah Jadi Alumni UIN Datokarama Palu?”. Tagline ini diangkat sebagai ruang refleksi mengenai peran, kontribusi, serta kesiapan lulusan perguruan tinggi ketika kembali ke tengah masyarakat.
Salah satu orator, Alamsyah, mengatakan aksi tersebut lahir dari keresahan kolektif mahasiswa terhadap berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan yang terangkum dalam momentum September Hitam.
“Yang menyelenggarakan ini adalah mahasiswa akar rumput, mahasiswa biasa yang memiliki keresahan terkait September Hitam,” jelasnya.
Menurutnya, Mimbar Bebas tersebut tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran kritis di kalangan sivitas akademika UIN Datokarama Palu.
Ia menegaskan, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademis, tetapi juga harus peka terhadap dinamika dan persoalan yang berkembang di masyarakat.
“Mereka nantinya akan melebur dengan masyarakat, menyampaikan aspirasi warga melalui keilmuan yang telah didalami di kampus,” pungkasnya.
Melalui agenda tersebut, mahasiswa berharap tradisi berpikir kritis di lingkungan UIN Datokarama Palu tetap terjaga, sehingga ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dapat terhubung dengan realitas sosial.
Wartawan: Dabria, Socius, Gesa







