Untukmu yang Baru Memulai
Oleh: Rahmaniar Wartawan LPM Qalamun Diri ini pernah merasa tertinggal, seolah langkah terlalu lambat dibanding mereka yang sudah jauh berlari, yang katanya mulai lebih dulu. Namun malam yang tenang berkata, “Tak apa, tidak semua harus dimulai bersamaan.” Setiap jiwa punya waktunya sendiri, dan tekadmu hari ini pun sudah berarti. Menatih diri menuju hal-hal baik bukan perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan perjalanan yang harus dirasakan, perlahan, tapi pasti. Di sudut malam yang sunyi, kau tenggelam...
Menjadi Netral: Seni untuk Tidak Terburu-Buru Memihak
Oleh: Rahmaniar Wartawan LPM Qalamun Di tengah keramaian dan hiruk-pikuk dunia, diam kadang menjadi pilihan yang paling masuk akal. Bukan karena kita tak peduli, melainkan karena kita ingin menjaga diri agar tidak salah langkah atau salah memihak. Di era informasi yang begitu cepat, setiap hari kita disuguhi opini, berita, dan tekanan dari berbagai arah. Dalam kondisi seperti ini, diam bisa menjadi ruang...
Untuk Sekar, Bintangku yang Hilang
Oleh: Usfadia Wartawan LPM Qalamun Di sebuah desa kecil di Jawa Tengah, hiduplah seorang gadis bernama Sekar. Kulitnya sawo matang, matanya teduh, dan senyumnya menawan. Ia bekerja sebagai pelayan di rumah keluarga De Vries, pemilik perkebunan teh yang kaya raya. Tuan De Vries memiliki seorang putra bernama Jan. Pemuda itu tampan, cerdas, dan memiliki jiwa seni yang tinggi. Ia sering melukis pemandangan...
180 Menit Menuju Piala Dunia
Oleh: Moh Afandi Wartawan LPM Qalamun Di dadamu merah putih berkibar, Semangat membara, takkan pernah pudar. Garuda perkasa, terbanglah tinggi, Raih mimpi, junjung nama negeri ini. Latihan keras, keringat menetes deras, Demi lambang Garuda yang membara di dada. Satukan tekad, satukan asa, Tunjukkan dunia, Indonesia bisa! Di lapangan hijau, berjuanglah gigih, Jangan menyerah, teruslah berlatih. Dukungan kami selalu menemani, Garuda di dada, harga mati! Piala Dunia adalah impian kita semua, Garuda berjuang, raihlah juara. Kibarkan...
Bunga Kenanga di Balik Tirai
Oleh: Usfadia Wartawan LPM Qalamun Di sebuah desa kecil di Jawa Tengah, hiduplah seorang gadis bernama Sekar. Kulitnya sawo matang, matanya teduh, dan senyumnya menawan. Ia bekerja sebagai pelayan di rumah keluarga De Vries, pemilik perkebunan teh yang kaya raya. Tuan De Vries memiliki seorang putra bernama Jan. Pemuda itu tampan, cerdas, dan memiliki jiwa seni yang tinggi. Ia sering melukis pemandangan...
Judi Online: Ancaman Nyata bagi Masyarakat Indonesia
Oleh: Muh. Asmawi Wartawan LPM Qalamun Judi online telah menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kemudahan akses dan iming-iming keuntungan besar menjerat banyak orang, tanpa memandang usia maupun status sosial. Namun, di balik kemudahan dan janji manis tersebut, terdapat berbagai dampak negatif yang merugikan, mulai dari masalah finansial hingga gangguan psikologis. Salah satu ancaman utama judi online adalah kecanduan. Permainan yang dirancang...
Saat Cinta Menjadi Bayangan
Oleh: Zaitun Wartawan LPM Qalamun Pagi itu udara terasa sejuk. Awan putih bergerak perlahan, lalu terbuka sedikit hingga cahaya matahari menembus bumi. Di bawah sinar itu, taman bunga di tepi pantai tampak menawan. Bunga-bunga berwarna merah muda, biru, putih, dan kuning mekar serentak, seolah menyambut hari yang baru. Hana berdiri di sana dengan tatapan kosong. Setiap bunga yang bermekaran mengingatkannya pada seseorang...
Tumbuh dari Luka
Oleh: Zaitun Wartawan LPM Qalamun Hidup tak selalu sesuai rencana. Kadang kita jatuh, kadang kita tersesat. Namun setiap langkah yang keliru adalah guru yang menguatkan jiwa. Kegagalan bukan akhir cerita, ia hanya jalan memutar yang menuntun kita pada versi terbaik diri sendiri. Kita jauh lebih kuat daripada yang kita kira. Di balik lelah, ada semangat yang menunggu disadari. Di balik ragu, ada keberanian yang siap dibebaskan. Maka jangan gentar pada badai, jangan takut pada luka. Sebab dari setiap...
Seorang Santri
Oleh: Mufida Wartawan LPM Qalamun Santri adalah sebutan bagi seseorang yang menuntut ilmu agama Islam di pesantren. Seorang santri harus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dan belajar mandiri dalam menjalani kegiatan sehari-hari, seperti mencuci pakaian, merapikan tempat tidur, hingga menghadapi ujian hafalan Al-Qur’an. Kehidupan santri selalu penuh cerita — tentang perjuangan, kemandirian, dan kebersamaan. Mereka hidup di pesantren dengan jadwal yang padat,...
Keberagaman sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia
Oleh: Nisa Nurhidaya Wartawan LPM Salamun Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keberagaman. Dari Sabang hingga Merauke, terdapat ratusan suku bangsa, bahasa daerah, adat istiadat, dan kepercayaan yang hidup berdampingan. Keberagaman ini merupakan anugerah sekaligus kekuatan besar bagi bangsa, karena memperkaya identitas Indonesia di mata dunia. Tidak banyak negara yang memiliki mozaik budaya seindah dan seluas Indonesia. Namun, keberagaman bukan hanya...













