PALU, LPMQALAMUN.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Anti Narkoba dan Peduli AIDS (MANPA) merayakan milad ke-23 dengan penuh semangat dan harapan baru. Kegiatan ini digelar di Gedung Museum, Jalan Kemiri, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Dengan mengusung tema “Bertumbuh dan Membingkai Usia dengan Harapan”, perayaan tersebut diisi dengan berbagai rangkaian acara, termasuk seminar yang menjadi salah satu agenda utama. Acara secara resmi dibuka oleh Pembina I MANPA, Moh. Reza Tahinu, M.Pd.
Dalam sambutannya, Reza menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya milad tersebut dengan lancar. Ia juga menekankan pentingnya peran kader dalam menjawab tantangan zaman, sembari meneladani sosok inspiratif seperti Nasrun, S.Pd.I., M.A.P., mantan Ketua MANPA ke-3, yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam perjalanan organisasi.
“Kita sebagai kader MANPA harus mengambil peran dan tanggung jawab, seperti yang dicontohkan oleh senior kita. Ada jejak dan sejarah yang tidak boleh dilupakan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum MANPA, Marsya, menjelaskan bahwa tema milad tahun ini menggambarkan harapan besar bagi organisasi.
“Harapan kami, di usia ke-23 ini, MANPA bisa terus bertumbuh, berjaya, dan melahirkan kader-kader hebat di masa depan,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa persiapan kegiatan dilakukan secara kolektif melalui pembentukan panitia yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara. Adapun pendanaan kegiatan bersumber dari DIPA serta dukungan sponsor.
Acara ini turut dihadiri oleh para ketua lembaga se-Tataran UIN Datokarama Palu bersama delegasinya, Dewan Senior MANPA, serta para pembina.
Milad kali ini terasa lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Di usianya yang ke-23, MANPA terus meneguhkan eksistensinya sebagai wadah kaderisasi mahasiswa yang peduli terhadap isu narkoba dan HIV/AIDS. Semangat kebersamaan dan harapan besar menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh di masa depan,” tutupnya.
Wartawan: Cheart, Cyrus







