Home OKM Seminar Konstitusi HMJ HTNI 2025, Soroti Evaluasi Pembaruan Hukum di Indonesia

Seminar Konstitusi HMJ HTNI 2025, Soroti Evaluasi Pembaruan Hukum di Indonesia

32
0

PALU, LPMQALAMUN.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Tata Negara Islam (HTNI) menyelenggarakan Seminar Konstitusi dengan tema “Menegakkan Kembali Marwah Negara Hukum: Evaluasi Kritis atas Arah Pembaruan Hukum di Indonesia,” sebagai rangkaian dari Juristival 2025 pada Jumat (14/11/2025).

Kegiatan yang bertempat di Auditorium UIN Datokarama ini menghadirkan tiga pakar hukum tata negara, yaitu Dr. Sahran Raden, S.Ag., S.H., M.H., Leli Tibaka, S.H., M.H., dan Ilyas M. Timunum, S.H., M.H. Seminar ini bertujuan memberikan ruang evaluasi kritis terhadap kondisi hukum Indonesia sekaligus meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya menjaga prinsip negara hukum.

Ketua Panitia, Muhammad Al-Fitrah, menegaskan bahwa marwah negara hukum perlu ditegakkan kembali karena pelaksanaan hukum saat ini dinilai tidak sepenuhnya berjalan sebagaimana mestinya.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa konstitusi tertinggi dalam negara Republik Indonesia adalah Undang-undang Dasar. Akan tetapi, pada realitanya telah melenceng dari kekuasaannya tersendiri,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar dalam penegakan hukum bukan hanya terletak pada perangkat hukum, tetapi juga pada pihak yang menjalankannya.

“Bagaimana bisa berkembang kalau hukumnya kurang ketat? Sudah ketat, tetapi orang-orang yang menjalankannya malah semena-mena dan tidak berpegang pada konstitusi,” tambahnya.

Terkait respons peserta, Fitrah menyampaikan rasa syukur karena audiens menunjukkan komitmen untuk belajar dan berdiskusi, meskipun jumlah peserta yang hadir belum sesuai harapan. Ia menilai antusiasme peserta tetap menjadi nilai positif dalam penyelenggaraan Juristival tahun ini.

Di akhir, ia berharap generasi muda —khususnya mahasiswa hukum— dapat terus mengasah kepekaan terhadap isu konstitusi serta berperan aktif dalam menjaga prinsip negara hukum.

“Harapannya, setelah seminar ini materi yang disampaikan tidak hanya berhenti di dalam ruangan, tetapi dapat diimplementasikan di dunia nyata agar berdampak bagi keberlanjutan kehidupan bernegara,” harapnya.

Wartawan Magang: Readers, Dabria, Odessya, Zeline, Gesa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here