SIGI, LPM QALAMUN.com – Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Tarbiyah Ilmu dan Keguruan (FTIK) menggelar hearing terbuka yang diperutukkan kepada seluruh mahasiswa sebagai bentuk komitmen menghadirkan klarifikasi, transparansi, dan akuntabilitas, sekaligus menjawab berbagai kritik terkait kinerja dan penggunaan anggaran dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) yang selama ini dipertanyakan publik kampus.
Kegiatan ini di buka langsung oleh ketua SEMA Moh Riad Lubis sekaligus pimpinan sidang, untuk mengklarifikasi isu yang beredar tentang hilangnya tanggung jawab dan berbagai masalah yang terjadi dalam lingkup kepengurusan DEMA FTIK.
Riad mengatakan bahwa mereka sempat melaksanakan rapat koordinasi pada hari selasa untuk membahas masalah tersebut.
“Pada hari selasa kemarin kita (Ormawa FTIK) sempat mengadakan rapat koordinasi dan dihadiri oleh beberapa ketua-ketua lembaga untuk membahas koordinasi apa yang akan kita lakukan,” ujarnya dalam Hearing Terbuka, pada Jumat (21/11/2025).
Riad juga menjelaskan bahwa hasil dari rapat koordinasi tersebut, akan menindaklanjuti problematika yang di bahas selama satu kali 24 jam.
“Pada hasil rapat kemarin mengatakan bahwasanya akan menindaklanjuti beberapa problematika yang sudah kita bahas selama satu kali 24 jam,” jelasnya
“Kami dari pihak Senat menemukan beberapa problem utama yaitu program kerja DEMA FTIK tidak berjalan secara optimal dan belum ada kejelasan terkait pelaksanaannya, koordinasi internal di nilai lemah, dan minimnya transparansi anggaran,” tambahnya.
Sebagai pimpinan sidang Riad juga mengharapkan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk untuk memperjelas terkait asumsi yang beredar dan bentuk kepuasan.
“Disini bentuk kita untuk memperjelas terkait asumsi-asumsi tersebut dan ini juga bisa menjadi suatu bentuk kepuasan kepada teman-teman maupun ketua-ketua lembaga dan bagaimana pun keputusannya nanti saya harap kita tetap berdialektika dengan baik,” tutupnya.
Wartawan Magang: Alejandra, Famanur, Tyr, Nan







