Oleh: Putri Athifah
Wartawan LPM Qalamun
aku tak tahu harus jadi apa
mungkin…
seorang perawat untuk luka-luka yang tak pernah kau ceritakan,
atau
penjaga malam yang duduk diam
di samping gelapmu yang paling sunyi.
aku ingin pelan-pelan
mengumpulkan kepingan keberanian
yang pernah jatuh dari genggamanmu
saat dunia terasa terlalu bising.
kalau lelah itu bentuknya batu,
akan kupikul sedikit saja darimu,
biar langkahmu tak sepincang kemarin.
dan kalau sedih itu hujan,
biarlah aku jadi payung rusak sekalipun,
asal kamu tidak basah sendirian.
karena,
seberat apa pun harimu,
kamu itu…
tidak akan pernah benar-benar hilang
di telan waktu.
aku tetap melihatmu.
seluruhnya.







