PALU, LPMQALAMUN.com – Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di sekretariat PWNU Sulawesi Tengah, pada Senin (16/02/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah organisatoris untuk menyesuaikan kepengurusan dan arah kebijakan Ormawa dengan dinamika perubahan struktur akademik di tingkat fakultas.
Ketua Senat Mahasiswa (Sema) FUAD, Nur Aulia Rahmadani, menyampaikan bahwa KLB FUAD digelar sebagai langkah penyesuaian terhadap perubahan struktur akademik di UIN Datokarama.
Penyesuaian tersebut mencakup revisi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), termasuk perubahan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) menjadi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS).
Ia mengatakan, persiapan KLB dilakukan melalui koordinasi antara Sema dan Ormawa FUAD guna memastikan kesiapan serta teknis pelaksanaannya.
“Pengambilan keputusan dalam KLB dilakukan melalui mekanisme musyawarah untuk mufakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa ada beberapa tantangan dalam pelaksanaan KLB.
“Tantangan terbesar adalah menyatukan berbagai kepentingan dan menjaga partisipasi aktif, yang diatasi panitia melalui komunikasi yang kuat, koordinasi intensif, netralitas dan profesionalitas,” tuturnya.
“Harapan kami, seluruh Ormawa FUAD dapat menindaklanjuti hasil KLB ini, sehingga tata kelola organisasi menjadi lebih terarah dan sejalan dengan kebijakan universitas,” harapnya.
Wartawan: Alejandra, Syurga







