Nama: Miftahul Jannah
Jurusan: Tadris Bahasa Inggris
Wartawan LPM Qalamun
Aku pernah merasa memiliki segalanya,
seolah dunia tak akan berubah dalam genggaman.
Namun, waktu datang perlahan tanpa suara,
membawa pergi hal yang tak pernah kubayangkan.
Kehilangan hadir tanpa banyak kata,
meninggalkan ruang kosong yang begitu dalam,
serta mengajarkanku arti merelakan.
Aku sempat tersesat dalam banyak tanya,
mencari alasan di balik semua yang pergi
mengapa yang dekat harus menjauh,
dan yang utuh harus terpecah kembali.
Namun, di balik perih yang tersisa,
aku belajar memaknai setiap sunyi
serta menemukan kekuatan dalam diri.
Dari semua yang pernah hilang dariku,
aku memahami satu hal yang paling jujur
bahwa pulang bukan selalu tentang tempat
kadang, ia adalah hati yang berhasil kembali utuh.







