PALU, LPMQALAMUN.com – Sejumlah mahasiswa UIN Datokarama Palu mengeluhkan kondisi fasilitas toilet di Gedung Pascasarjana UIN Datokarama Palu yang dinilai kurang terawat, serta rendahnya kesadaran pengguna dalam menjaga kebersihan.
Menanggapi keluhan tersebut, salah satu petugas Cleaning Service Gedung Pascasarjana mengatakan bahwa toilet dibersihkan dan diperiksa setiap tiga jam sekali sesuai standar operasional yang berlaku.
“Kalau di sini masing-masing sudah dibagi tempatnya. Ada yang bertugas di lantai atas, ada juga di bawah. Pokoknya di mana ditempatkan, di situ kita fokus membersihkan,” katanya saat diwawancarai oleh kru LPM Qalamun, pada Kamis (21/05/2026).
Menurutnya, rendahnya kesadaran mahasiswa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kondisi toilet kerap kotor dan mengalami kerusakan.
“Kadang ada mahasiswa yang berdiri di atas kloset duduk sampai rusak. Puntung rokok juga sering dibuang di dalam toilet dan saluran air sehingga tersumbat,” ujarnya.
“Ada juga mahasiswa yang sadar, biasa mereka menyapu sendiri atau pel kalau ada yang kotor. Jadi tidak semua seperti itu,” tambahnya.
Di sisi lain, seorang mahasiswi berinisial ‘P’, menilai ketersediaan air bersih di toilet Gedung Pascasarjana cukup memadai, meski beberapa toilet masih mengalami gangguan pada aliran air.
“Masih ada beberapa WC yang bau dan banyak juga yang rusak, jadi dikunci dan tidak bisa dipakai. Kalau toiletnya bau jadi tidak nyaman juga untuk buang air kecil atau buang air besar di situ,” ujarnya.
“Biasanya di lantai tiga cuma satu WC yang bisa dipakai, jadi harus gantian sama yang lain. Kadang jadi bau juga karena dipakai terus,” ungkapnya.
Selain itu, seorang mahasiswa berinisial ‘A’ menilai ketersediaan air bersih di toilet cukup memadai, namun kondisi kebersihan dan fungsi fasilitas masih perlu mendapat perhatian. Menurutnya, beberapa toilet terkadang tidak berfungsi dengan baik dan masih menimbulkan bau tidak sedap.
“Yang harus diperhatikan itu wastafelnya, kadang airnya tidak ada, dan banyak sampah rokok atau plastik jadi tidak bersih,” tuturnya.
Di akhir wawancara, ia berharap pihak kampus dapat menambah fasilitas pendukung di area toilet, seperti penyediaan tisu untuk menunjang kenyamanan pengguna.
Wartawan: Luna, Arin, Qhosirututhorfi







